Pariwara
Konawe Utara

Pengelolaan Aset di Konut Hambat Raih WTP

Anggota BPK RI, Harry Azhar Azis (berkopiah) menerima cenderamata dari Bupati Konut, Ruksamin usai memberi arahan terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah yang benar, jumat (19/1). Foto: Helmin Tosuki/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Banyak faktor daerah tidak bisa mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Salah satunya, pengelolaan aset yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

Penegasan itu disampaikan mantan Ketua BPK RI, Harry Ashar Azis, ketika memberi arahan tentang pengelolaan keuangan yang baik dan benar di Aula Konasara Pemkab Konawe Utara (Konut), Jumat (19/1).

“Aset yang tidak dikelola dengan baik, jadi penghambat daerah tak bisa mendapatkan WTP,” ulang anggota BPK RI itu, menegaskan. Tak hanya persoalan aset yang harus diperhatikan oleh daerah, namun pengelolaan keuangan juga perlu ditaati. Sehingga bilamana ada temuan BPK usai audit, terdapat rekomendasi yang harus dilaksanakan sebelum diteruskan pada penegak hukum. “Kalau ada rekomendasi dari BPK, cepat selesaikan. Pimpinan daerah harus proaktif,” pesan mantan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI tersebut.

Harry Ashar Azis juga menyinggung soal perjalanan dinas fiktif yang kadang menjadi temuan BPK pada saat pemeriksaan. “Dulu di SPPD itu banyak temuan BPK, tapi sekarang sudah berkurang. Biasanya boarding palsu dan nota hotel palsu. Tidak melakukan perjalanan dinas, tapi ada buktinya. Saat pemeriksaan, BPK menemukan itu, karena ada kerja sama dengan pihak maskapai penerbangan. Jadi waktu dan tanggalnya dapat diketahui,” ujarnya.

Ia menyarankan agar pengelolaan keuangan dan aset benar-benar dilakukan sesuai dengan kondisi di lapangan. Sebab, setiap rupiah uang negara digunakan untuk kemakmuran rakyat. “Makanya harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Bupati Konawe Utara, Ruksamin, mengapresiasi kehadiran Harry Ashar Azis di otorita pemerintahannya. “Ini harus dijadikan momen untuk memperbaiki pengelolaan keuangan kita di Konut,” ujar Ruksamin.

Sementara itu, Kepala BPKAD Konut, Marthen Minggu, menambahkan, dengan kehadiran Harry Ashar Azis diharap dapat menjadi penyemangat SKPD untuk menata pengelolaan keuangan daerah. “Ini motivasi bagi pemerintah daerah. Bagaimana seluruh bendahara SKPD berkonsentrasi mengelola keuangan dengan baik. Termasuk aset-aset yang ada. Sehingga WTP bisa kita raih pada tahun ini,” optimisnya dalam kuliah umum yang dihadiri sejumlah bendahara dan pimpinan SKPD, termasuk kepala desa se-Konut. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top