Pariwara
HEADLINE NEWS

Rival Lama “Bersemi” Lagi, Irawan dan Litanto Pernah Lawan Kery di Pilkada Konawe 2013

Irawan Laliasa, Kery Saiful Konggoasa, Litanto

KENDARIPOS.CO.ID — Konstalasi politik dalam perebutan kursi bupati Konawe mulai panas. Semua kandidat telah mengerahkan tim sukses dan relawan untuk memaksimalkan kerja demi merebut kemenagan. Menarik dicermati, karena dua figur yang maju pilkada tahun ini, pernah merasakan melawan incumbent, Kery Saiful Konggoasa, lima tahun lalu. Mereka adalah Irawan Laliasa dan Litanto.

Saat pilkada Konawe 2013, Irawan Laliasa maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Burhanuddin. Sementara Litanto berstatus sebagai calon wakil bupati mendampingi Syamsul Ibrahim. Berdasarkan hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konawe waktu itu, kedua pasangan ini kalah perolehan suara dari Kery Saiful Konggoasa yang berpasangan dengan Parinringi. Detail persentasenya lihat grafis.

Pilkada 2018 ini, ketiganya kembali bertarung. Hal yang membedakan dengan sebelumnya adalah pasangan saja. Kali ini Kery menggandeng Gusli Topan Sabara sebagai wakil, Irawan gaet Adi jaya Putra sedangkan Litanto jadikan Murni Tombili sebagai wakilnya. Majunya mereka ini, sehingga layak disebut sebagai rival lama yang “bersemi” kembali.

Pakar Komunikasi Politik Sultra, Dr Muh Najib Husain menilai, pilkada Konawe seperti ulangan lima tahun lalu. Dari empat calon yang maju pilkada 2018, hanya Muliati Saiman yang berstatus pendatang baru. “Irawan dan Litanto sudah merasakan atmosfir pilkada Konawe. Jadi, saya melihat akan menarik untuk diikuti,” ungkap Najib, jumat (19/1).

Akademisi UHO ini menambahkan, semua kandidat punya peluang sama untuk memenangkan pilkada. Pastinya, konstalasinya akan lebih seru dibanding lima tahun lalu. Sebab, semua sudah saling memahami kekuatan dan startegi. “Semua kandidat masih punya peluang sama untuk menang pilkada,” ujar alumni terbaik program doktoral Komunikasi Politik UGM tersebut.

Bersua kembali dengan rival lama di pilkada, tak membuat Kery Saiful Konggoasa gentar. Dia merasa yakin bisa mengalahkan lagi para kompetitornya. Punya tim yang solid dan terus mendapat dukungan masyarakat, membuat kepercayaan dirinya makin tinggi. “Bukan takabur, tapi kami yakin bisa kembali memenangkan pilkada Konawe. Melihat realitas politik yang ada, target merebut hingga 80 persen suara bisa tercapai,” ungkap mantan Ketua DPD PAN Konawe tersebut.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu menambahkan, berdasarkan hasil survei terakhir, sekira 85 persen suara di Konawe sudah memilih dirinya. “Kata orang UU pilkada tahun ini sangat keras dan berbeda dari sebelumnya. Tapi kami tidak masalah, namun kita harapkan penyelenggara bisa menjalankan tugas dengan baik,” terangnya. Kery juga meminta kepada masyarakat, baik pendukung maupun simpatisan untuk diberikan kesempatan satu kali lagi memimpin Kabupaten Konawe. “Kami akan baktikan diri untuk masyarakat Konawe,” ujarnya.

Irawan Laliasa bersama pasangannya Ady Jaya Putra (AJP) sangat yakin bisa memenangkan pilkada Konawe. Pasangan berakronim “Berhijrah” ini sudah mematangkan persiapan sekaligus belajar dari pengalaman. “Kami sudah melakukan konsolidasi. Tinggal pemantapan strategi saja. Dengan dukungan parpol koalisi yakni PKS, Golkar serta partai pendukung PBB, kami yakin bisa menang telak,” ungkap Irawan.

Optimis menang, karena persiapannya sudah sejak lama. Dukungan masyarakat juga begitu tinggi. “Hitungan kami, bisa rebut suara hingga 50 persen,” yakinnya. Pilkada Konawe sangat berkesan bagi dirinya. Sebab lima tahun lalu pernah maju juga. “Tahun ini, kesempatan tepat untuk menunjukkan bahwa kami layak memimpin Konawe. Tujuan kami semata-mata untuk memajukan Konawe,” tegasnya.

Lebih jauh mantan Pj Bupati Konsel ini menjelaskan, memutuskan untuk maju sebagai kontestan Pilkada dengan melalui berbagai pertimbangan yang sangat matang. Diantaranya karena panggilan jiwa sebagai putra daerah. “Kalau kita berbicara kata hati, maka semua orang merasakan apa yang menjadi titik kelemahan di pemerintahan, yakni manajemen administrasi umum pemerintahan. Dimana sulitnya kita mendapatkan pelayanan yang maksimal, optimal dan bahkan lebih cepat,” terangnya.

Kandidat lain yang juga pernah melawan Kery adalah Litanto. Dirinya mengaku sudah belajar dari pengalaman dan menyiapkan strategi matang untuk menyambut kemenangan di pilkada Konawe. “Momen pilkada ini menentukan lima tahun ke depan. Maka, mari kita menjadi pemilih cerdas. Saya percaya, dengan dukungan masyarakat bisa membuat Konawe lebih sejahtera,” katanya.

Praktis, hanya Muliati Saiman (untuk calon bupati), kandidat yang berstatus pendatang baru. Lewat jalur perseorangan, menarik dinantikan kiprahnya. Apakah hanya akan jadi pelengkap atau membuat kejutan. “Tunggu saja. Pastinya, kami sudah menyiapkan strategi matang untuk memenangkan pilkada,” imbuhnya. (b/hel/wan/ing)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top