Pariwara
Metro Kendari

Jika Tak Punya Akta Kelahiran, Anak Tak Bisa Dapat Bantuan

Potret Data Diri Anak

KENDARIPOS.CO.ID — Setiap orang tua mestinya menyadari jika dokumen identitas diri anak hal wajib dipenuhi dan penting untuk dimiliki. Tanpa itu, anak akan kesulitan untuk mendapat pelayanan pendidikan, kesehatan dan bantuan lainnya dari pemerintah. Tipikal orang tua yang masih rendah kesadaran mengurus data kependudukan anak masih banyak ditemukan di Kota Kendari. Padahal kewajiban mengurus akta lahir anak ini sudah ada sejak dulu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari, Halili menyebutkan sampai hari ini masih ada 58.692 anak yang belum mengantongi akta lahir. Sementara jumlah anak di Kota Kendari mencapai 150 ribu anak. Itu artinya masih ada 35 persen yang orang tuanya belum memiliki kesadaran. “Kita di Capil ini bukan seperti lembaga lain yang selalu turun di lapangan mengambil data penduduk. Harusnya masyarakat yang datang dan mengurus sendiri. Ini kan untuk kebutuhan mereka juga,” ujar Halili di ruang kerjanya, Jumat (19/1).

Selain itu, Disdukcapil Kota Kendari juga masih memiliki tugas untuk mengingtegrasikan akta lahir anak yang dikeluarkan secara manual ke dalam data Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). “Dulu kan masih data manual, ini supaya satu Indonesia bisa satu datanya maka ada pendataan online. Kalau yang lahir beberapa tahun terakhir ini langsung online. Tapi yang sudah lama, pasti masih manual. Nah itu yang akan kita masukan kembali,” tukas Halili.

Disebutkan Halili, tahun ini Kendari ditarget bisa mencapai 105.103 anak yang bisa memiliki akte kelahiran ini. Hingga saat ini baru 46.415 terdaftar online, dan 47.512 anak masih pakai dokumen manual. Untuk manual ini, Disdukcapil sudah mencoba “jemput bola” ke sekolah-sekolah. “Yang wajib punya akta itu anak berumur 0-18 tahun. Makanya yang kita datangi SMP-SMP. Kita minta data anak-anak dan dimasukan dalam SIAK itu,” tambahnya.

Menurut Halili, tanpa akta lahir, setiap anak dipastikan tidak bisa mendapat bantuan meski secara fisik bisa dibuktikan sebagai warga miskin dan berhak mendapat bantuan. “Tidak bisa dapat bantuan, karena dokumennya akan dianggap tak lengkap,” pungkasnya. (ely/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top