Pariwara
Metro Kendari

Formasi CPNSD di Medsos Hoax, Sekda: Tunggu Pengumuman Resmi dari Pemda

Alamsyah Lotunani

KENDARIPOS.CO.ID — Baru-baru ini masyarakat Sultra dibuat heboh dengan beredarnya pengumuman soal formasi calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD). Informasi soal formasi CPNSD yang beredar di media sosial (medsos) diklaim bersumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Informasi itu menyebutkan, sejumlah daerah diklaim sudah disetujui untuk merekrut abdi negara. Diantaranya, Muna, Buton, Butur, Bombana, Baubau, dan Pemprov Sultra. Bahkan sudah disebutkan pula jumlah formasinya masing-masing daerah.

Dikonfirmasi Kendari Pos, Sekretaris Provinsi Sultra, Lukman Abunawas mengaku kaget membaca formasi yang tertera dalam surat yang beredar luas. Sebab, beberapa daerah otonomi baru (DOB) yang mengusul CPNSD justru tidak include dalam penerimaan itu. Menurutnya informasi itu palsu alias berita hoax. “Sempat percaya juga saya, karena kop suratnya Kemenpan-RB. Tapi begitu saya baca ada yang aneh. Kabupaten Mubar, Buteng sama Busel yang sebenarnya mereka paling butuh justru tidak ada formasinya. Rasanya tidak mungkin,” ujar Lukman Abunawas, Jumat (19/1).

Olehnya itu, Lukman mengimbau masyarakat Sultra untuk tidak mudah percaya dengan kabar di media sosial. Jika benar ada rekrutmen maka kebijakan itu akan sampai ke daerah melalui surat resmi. “Tunggu pengumuman resmi dari pemerintah daerah. Kita juga sedang menunggu ini, karena banyak daerah yang butuh CPNS,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Nur Endang Abbas. Dia mengaku banyak menerima pertanyaan yang mengonfirmasi kebenaran kabar formasi CPNSD itu, baik lewat SMS maupun bertanya langsung. BKD Sultra pun menelusuri kebenarannya, dan ternyata itu hoax. Kemenpan-RB melalui running text yang bisa dibaca setiap daerah membantah hal itu. “Saya juga dipanggil DPR ini untuk konfirmasi itu, saya sudah bisa jawab sekarang bahwa itu hoax, karena sudah ada penegasan langsung dari pusat,” ungkap Nur Endang Abbas.

Meski formasi itu hoax, peluang dibukanya penerimaan CPNSD tahun ini belum tertutup. Sebab pemerintah pusat masih terus melakukan kajian-kajian mendalam terhadap postur pegawai yang ada saat ini. “Yang ditanggapi bukan ada tidaknya penerimaan, tetapi soal formasi yang beredar. Sampai hari ini pemerintah pusat juga belum memberi kepastian, karena masih dipelajari terus soal kebutuhan CPNS ini,” pungkas Nur Endang Abbas.

Dalam running text yang hanya bisa diakses BKD Sultra, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kemenpan-RB, Herman Suryatman mengklarifikasi informasi yang beredar soal formasi CPNSD itu. Herman menegaksan informasi itu adalah berita bohong atau hoax. “Itu adalah berita bohong atau hoax, kami minta masyarakat tidak mempercayainya,” tegasnya. (ely/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top