Pariwara
Wakatobi

Proyek BSPS 2017 di Wakatobi tak Tuntas

Salah satu rumah milik warga yang menerima proyek BSPS di Wangiwangi Selatan yang hingga kini belum tuntas dikerjakan sejak 2017 lalu. Foto: Asty Novalista/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) untuk dua kecamatan di Kabupaten Wakatobi pada tahun 2017 lalu memang sudah disalurkan. Sayangnya, hingga akhir Desember lalu, proses pekerjaan rumah warga yang menerima bantuan ini belum juga tuntas. Padahal, ketentuan penyelesaiannya, tak melewati tahun.

Selain itu, polemik bermunculan di tengah masyarakat utamanya bagi penerima bantuan proyek BSPS tersebut. Jangankan tuntas tepat waktu, sejumlah warga mengeluhkan pekerjaan yang dinilai lamban. Hingga pertengahan Januari ini, sejumlah rumah warga yang menerima bantuan belum usai dikerjakan. Salah seorang warga Desa Wungka Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Sitti, tak dapat menyembunyikan kekesalannya. Ia bersama keluarga bahkan terpaksa tidur tanpa atap di rumahnya yang terlanjur dibongkar namun tak kunjung selesai dikerjakan.

“Kami disuruh cepat bongkar supaya material segera datang. Tapi sudah lama menunggu, belum juga selesai,” ungkapnya, Kamis (18/1). Selain Sitti, nasib sama juga dialami Wa Ode Mbei dari Desa Liya Togo, Kecamatan Wangiwangi Selatan (Wangsel). Mirisnya, rumah lansia yang sudah terlanjur dibongkar tersebut memang mulai dikerjakan. Namun dengan alasan bahan bangunan belum disalurkan, pekerjaan dihentikan.

“Pekerjaan diberhentikan karena penyaluran bahan terhenti. Kita juga tidak tahu apa alasannya. Kami tidak diberi kepastian kapan ini bisa dilanjutkan,” keluhnya, kamis (18/1). masih banyak warga lainnya juga mengeluhkan hal sama. Material yang dibutuhkan baru sebagian kecil tersalur.

Pengawas Lapangan Program BSPS, La Ota, justru menanggapi datar semua keluhan tersebut. Ia mengungkapkan keluhan warga yang kediamannya belum selesai dikerjakan itu, sudah sering ia dengar. Ia berdalih, pihaknya telah menyampaikan hal ini ke pihak toko penyedia bahan yakni UD Mata Hora. “Ini memang tugas saya ssebagai perpanjangan tangan antara warga dan pihak toko. Saya sudah melakukan tugas saya. Tapi jawaban dari pihak toko, hanya nanti-nanti dan tak ada kepastian,” alasan La Ota. Sekadar diketahui, BSPS tahun 2017 disalurkan pada 400 unit rumah warga kurang mampu dan memenuhi syarat untuk menerima. Bantuan ini baru disalurkan pada dua kecamatan yakni Wangiwangi dan Wangsel. (b/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Most Popular

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top