Pariwara
Metro Kendari

Masjid Al Alam Kendari Hampir Rampung, Pertengahan Februari Diresmikan

KUNJUNGI AL-ALAM: Komisaris Fajar Group, H. Syamsu Nur (keempat dari kiri) didampingi Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin (keenam dari kanan) beserta jajaran manajemen Kendari Pos mengunjungi Masjid Al Alam Kendari, kamis (18/1). Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Suhardiman turut mendampingi. Foto: Aser Rerung/kendari pos

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra nonaktif, Nur Alam akan sangat bahagia bila melihat kondisi Masjid Al Alam Kendari saat ini. Sebab, mahakaryanya yang digagas bersama kompatriot sejatinya, HM Saleh Lasata sudah hampir rampung. Secara teknis, pembangunan fisik bangunan tersisa sedukit lagi. Itupun hanya pada bagian luar masjid saja. Rencananya, pertengahan Februari diresmikan.

Plt Gubernur Sultra, HM Saleh Lasata mengungkapkan, gubernur (Nur Alam,red) memang sangat mengharapkan pembangunan masjid Al Alam Kendari tuntas sebelum masa bakti berakhir. Melihat progresnya saat ini, dirinya tidak menapik kalau gubernur bakal senang. “Beliau (Nur Alam) selalu memberikan pesan khusus agar program prioritas dituntaskan. Salah satunya, pembangunan Masjid Al Alam ini,” ungkapnya.

Kini pembangunan Masjid Al Alam Kendari sudah memasuki tahapan akhir. Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul menjelaskan, pekerjaan fisik masih tersisa 3 persen lagi, itupun hanya bagian luar masjid. “Interior masjid juga sudah mantap. Hanya ada bagian-bagian tertentu masih butuh sedikit sentuhan agar terlihat rapi. Kami optimis, sebelum masa bakti Nur Alam-Saleh Lasata (NUSA) berakhir, sudah bisa diresmikan,” kata Pahri Yamsul, kamis (18/1).

Dia mengaku sudah bertemu dengan pihak kontraktor dan mereka menyanggupi kalau pertengahan Februari sudah selesai. Makanya, pihaknya sudah mempersiapkan launching (peresmian) masjid yang menelan anggaran puluhan miliar itu pada tanggal 13,14 atau 15 Februari 2018. “Tinggal kita sesuaikan dengan waktunya gubernur. Pastinya, sebelum masaja jabatan berakhir 18 Februari, diupayakan sudah diresmikan. Setelah itu sudah bisa langsung digunakan,” jelasnya.

Lebih jauh Ketua Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sultra menjelaskan, sebelum peresmian, rencana akan digelar yasinan terlebih dahulu di Al Alam. Agenda ini akan digelar usai ekspose 10 tahun karya NUSA, 13 Februari mendatang. “Rencana, paginya ekspose, setelah itu sore digelar yasinan. Tapi semua masih kita bicarakan,” terangnya.

Tentang Masjid Al Alam

Masih kata Pahri, Masjid Al Alam juga mendapat tambahan anggaran tahun ini sebesar Rp 5 miliar untuk fasilitas masjid. Mulai dari sound sistem hingga urusan mekanikal elektrikal. “Kenapa mahal, karena kita inginkan sistim suaranya terbaik. Misalnya azan itu nanti bisa terdengar se-Kota Kendari,” tambahnya.

Masjid yang disebut bisa menampung 10 ribu jamaah dan berkonstruksi 2 lantai itu, juga sudah memiliki jalan aspal yang mulus. Pintu gerbang masuk kini sementara diselesaikan oleh Cipta Karya dan diupayakan tuntas sebelum diresmikan.

Ketua DPRD Sultra Abdurahman Shaleh juga mengapresiasi mahakarya pemerintahan NUSA tersebut. Menurutnya, dengan selesainya pembangunan akan membuat peradaban Islam kian besar di Sultra. “Berdasar penjelasan PU, pembangunan Masjid Al Alam akan selesai pada tahun ini dan siap untuk diresmiman,” kata Abdurrahman Shaleh saat dihubungi via selulernya, kamis (18/1).

Politisi senior PAN ini menambahkan, dengan sempurnanya pembangunan masjid tersebut maka masyarakat sudah bisa beribadah di dalamnya. “Masjid ini merupakan persembahan untuk masyarakat. Ini juga menjadi pembuktian kemajuan peradaban Islam di Sultra,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Banggar DPRD Sultra, LM Taufan Alam mengungkapkan tidak ada lagi penambahan anggaran tahun 2018 untuk Masjid Al Alam. “Saat pembahasan anggaran 2018, PU memastikan bahwa proses pekerjaan bisa diselesaikan tahun ini. Jadi tidak mungkin lagi ada penambahan anggaran,” ucapnya.

Politisi Demokrat ini juga mengaku senang karena pembangunan Masjid Al Alam sudah hampir tuntas. Menurutnya, masjid tersebut bisa menjadi salah satu icon Sultra. “Masyarakat bisa datang beribadah sekaligus menikmati keindahan Teluk Kendari,” imbuhnya.

Komisaris Fajar Group Kagumi Al Alam

Komisaris Fajar Group, H. Syamsu Nur didampingi direksi dan jajaran manajemen Kendari Pos mengunjungi Masjid Al Alam Kendari, kamis (18/1). Melihat langsung dari dekat mahakarya Nur Alam-Saleh Lasata, membuatnya kagum. “Luar biasa,” ujarnya.

Dirinya bersama rombongan tak melewatkan kesempatan untuk melihat progres pembangunan yang sudah memasuki tahap akhir. Hampir setiap sudut bangunan dilihat, dengan menggunakan helm pengaman. Pak Haji-sapaan H. Syamsu Nur terlihat cukup menikmati kunjungan ini. Sebab, sejauh mata memandang disuguhi pemandangan yang indah.

Dalam kunjungan itu, Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin dan Direktur La Ode Diada Nebansi turut mendampingi. Hadir pula Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Suhardiman. Dia menjelaskan banyak hal tentang pembangunan Masjid Al Alam. “Bangunannya hampir tuntas. Rencananya, pertengahan Februari sudah bisa diresmikan,” jelasnya.

Menurutnya, Al Alam memang lokasinya sangat strategis. Sebab, berada tepat di jantung Kota Kendari. Lokasinya juga unik karena dibangun di atas Teluk Kendari. “Saat awal ide pembangunan masjid ini, mendapat banyak hambatan. Namun berkat semangat dan konsistensi pemprov Sultra, akhirnya bisa terealisasi,” katanya.

Dia menambahkan, selain pembangunan gedung masjid, beberapa fasilitas pendukung juga digenjot. Seperti lahan parkir, pengaspalan jalan masuk beserta gerbangnya dan lainnya. “Masjid Al Alam bisa menjadi destinasi wisata religi bagi masyarakat. Soalnya, viuwnya sangat indah,” terangnya.

Sebagai tambahan informasi, Masjid Al Alam sudah pernah digunakan untuk salat berjamaah oleh Gubernur Sultra, Nur Alam beserta jajaran pegawai Pemprov Sultra. Tepatnya pada 28 Mei 2017 lalu. Selain itu, juga pernah menjadi pusat pembagian zakat kepada 5.000 duafa yang diselenggarakan Badan Amil Zakat (Baznas) Sultra bekerja sama dengan Kendari Pos, sebelum Idulfitri, tahun lalu. Kala itu, zakat tersebut diserahkan langsung Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Hj.Tina Nur Alam. (b/ely/yog/ags/JFNJ)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top