Pariwara
Konawe Selatan

Seni Kerajinan di Konsel Topang Perekonomian

Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga (kedua dari kanan) melihat hasil kriya warganya yang kini bernilai ekonomi dan sudah dipasarkan hingga luar daerah. Foto: Kamaluddin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Perkembangan sektor ekonomi kreatif khususnya pada kerajinan limbah kayu di Konawe Selatan (Konsel) terus mengalami peningkatan. Itu dibuktikan dengan geliat masyarakat dalam pengembangan seni kriya tersebut. Bahkan para perajin sudah melakukan penjualan hasil produksi hingga ke luar Sulawesi Tenggara. “Alhamdulillah perajin kita di Konsel terus mengalami peningkatan. Dengan mengandalkan limbah kayu, mereka bisa olah menjadi suvenir dan seni ukir lainnya yang bisa menjadi uang,” ungkap Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Konsel, Suartin, minggu (14/1).

Pengembangan kerajinan dengan memanfaatkan limbah kayu ini didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf). Sehingga dengan cepat masyarakat bisa menyerap berbagai ilmu pengetahuan dalam pengolahan limbah kayu tersebut. “Dengan fasilitasi dari Bekraf Indonesia dalam bentuk workshop, pameran dan bantuan perkakas, tentunya sangat membantu bagi para perajin menghasilkan produk bernilai ekonomi,” jelasnya.

Untuk saat ini, lokasi pengembangan kerajinan tersebut berada di dua desa di Konsel, yakni di Pangan Jaya dan Iwoi Mendoro. “Karena di desa tersebut telah ada komunitas perajinnya. Jadi saat ini kita fokus pada dua desa itu dulu. Apalagi berdasarkan karakteristik di desa ini, sudah ada embrionya. Bahan bakunya sudah ada jadi tinggal dimanfaatkan sebagai suvenir,” sambung Suartin.

Untuk masalah pasar, perajin tak khawatir. Sebab pemerintah sudah bekerja sama dengan Bekraf Indonesia. Disamping itu, program tersebut memang sudah diluncurkan. “Tentu kerajinan ini sangat menjanjikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Contoh seperti mainan edukasi saja diborong oleh PAUD Kendari. Seperti boneka, ini sudah ada pemesanan dari Jakarta sebanyak 300 buah. Jika dijumlah, cukup menguntungkan,” imbuhnya.

Suartin berharap agar ekonomi kreatif Konsel ini terus meningkat. Bahkan ke depan bisa menciptakan lapangan kerja bagi pengangguran. “Selama ini limbah kayu itu dibakar dan hanya jadi sampah. Dengan adanya kerajinan ini bisa menambah penghasilan. Bahkan dari daerah lain di Sultra mulai tertarik. Misalnya dari Buton, sudah ada yang pesan. Kemudian hasil kerajinan ini sudah dipajang di tempat strategis di wilayah Kendari, termasuk di Bandara sudah ada,” tandasnya. (b/kam)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top