Berkas Pembunuh Istri Muda dan Balita di Konut Lengkap, Penyidik Limpahkan ke Kejari – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Berkas Pembunuh Istri Muda dan Balita di Konut Lengkap, Penyidik Limpahkan ke Kejari

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tak butuh waktu lama, penyidik Polsek Wiwirano akhirnya menuntaskan berkas perkara pembunuhan yang dilakukan Herstati. Dia tega membunuh 2 orang secara sadis di Desa Molore, Kecamatan Wiwirani akhir November 2017 lalu.

Herstati, tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan keji dengan membakar korbannya, Sahija (40). Kekejaman Herstati tak hanya menewaskan Sahija yang tak lain istri muda suaminya, Amir. Namun anak tak berdosa buah hati Sahija dan Amir bernama Iswatin (2) ikut merenggang nyawa akibat luka bakar disekujur tubuhnya.

Hotel prodeo sudah tentu menanti tersangka, Herstati. Kini berkas tersangka sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe untuk selanjutnya disidangkan pada PN Unaaha. “Senin nanti berkas tersangka akan dilakukan tahap 2,”ujar Kapolsek Wiwirano, Ipda Alamsyah Nugraha, Jumat (12/1).

Dengan proses tahap 2 itu, maka berkas perkara bersama tersangka akan dilimpahkan pada Kejari Unaaha. Artinya, kasus itu sudah menjadi domain JPU untuk melanjutkan perkara tersebut pada tahap penuntutan. “Sekaligus pelimpahan tersangka, berkas penyidikan dan barang bukti,” ungkap Ipda Suhermin itu.

Sebelumnya, tersangka Herstati telah memperagakan 30 adegan dalam gelar rekonstruksi yang dilakukan di kediaman rumah korban, Sahija yang bertempat di Desa Molore Kecamatan Langgikima. Seperti diberitakan sebelumnya, Herstati pelaku pembakaran terhadap Sahija (40) dan anaknya Iswatin (2). Mereka dibakar oleh Herstati yang tak lain istri tua dari Amir dirumahnya Minggu, 19 November 2017 sekitar 22.30 wita. Dalam kejadian ini, Sahija dan anaknya Iswatin meninggal dunia karena mengalami luka bakar parah.

Akibat perbuatan tersangka, penyidik menerapkan pasal berlapis, pasal 340 jucnto pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan, serta ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Kita kenakan pasal berlapis, karena korbannya sudah meninggal,” tegas Ipda Alamsyah Nugraha. (min/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top