Pariwara
Konawe

Terkait Pembebasan Aset dari Konawe, Pemkab Konkep Tolak Tawaran Rp 100 M

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Persoalan aset menjadi masalah serius bagi daerah otonomi baru (DOB). Dari beberapa kabupaten DOB yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra), Konawe Kepulauan (Konkep) salah satu daerah yang mengeluhkan persoalan tersebut. Pasalnya, sampai saat ini, Konawe sebagai kabupaten induk belum juga menyerahkan aset yang seharusnya menjadi milik Konkep.

Sudah banyak cara yang dilakukan Pemkab Konkep untuk menarik aset-aset Konawe yang saat ini berada di otorita Bupati, H. Amrullah. Mulai dari mediasi ke kabupaten induk, bahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI turun langsung menyelesaikan sengketa aset di dua kabupaten tersebut. “Sampai saat ini masalah aset yang seharusnya sudah jadi milik Konkep, belum juga diselesaikan oleh Pemkab Konawe. Kami juga sudah buat tim analisis untuk melakukan verifikasi. Tinggal proses penyerahannya saja yang belum dituntaskan,” kata Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Konkep, Mahyun Halulanga, saat ditemui, kamis (11/1).

Menurutnya, kabupaten induk sudah memberikan tawaran pada Konkep, berupa aset dalam bentuk gelondongan dengan jumlah Rp 100 miliar, tanpa melalui proses analisis. Tetapi anggaran tersebut ditolak Pemkab Konkep. “Kami tolak dalam bentuk gelondongan. Persoalannya aset fisik yang bergerak maupun tak bergerak ini, ada masa penyusutannya. Apalagi kendaraan dinas roda dua yang diserahkan pada desa, saat ini bangkai Randisnya sudah tak ada,” jelas Mahyun.

Persoalan tersebut sudah disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terkait aset dan hibah. Pihaknya meminta Kemendagri bisa mengitervensi Pemkab Konawe untuk secepatnya menyelesaikan persoalan aset tersebut. “Kami sudah cukup berupaya, baik Kadis Keuangan, maupun Pak Bupati sendiri melakukan komunikasi, tetapi tidak pernah terselesaikan,” ungkap alumni HMI itu.

Mahyun menuturkan, pihaknya sudah cukup melakukan inventarisasi aset. Saat ini tinggal analisisnya saja yang belum diselesaikan. Tetapi sampai saat ini belum ada kesepahaman antara Konawe dan Konkep untuk menyelesaikan persoalan aset tersebut. “Mudah-mudah tahun ini sudah ada penyerahan. Saat ini kami terbengkalai, banyak aset negara dari kabupaten induk yang mau kami perbaikan. Tetapi sampai saat ini juga kami belum bisa membenahi, karena belum ada penyerahan secara resmi. Salah satu contohnya kantor Camat Wawonii Utara,” jelas Mahyun. (c/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top