Space Iklan
Pariwara
Politik

Pembagian Dapil Muna Belum Tuntas, Empat Opsi Ditawarkan

Andi Arwin

KENDARIPOS.CO.ID Peta pemetaan daerah pemilih (Dapil) Muna untuk Pemilu 2019 belum rampung. Hingga kini, prosesnya masih tahap pembahasan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muna. Kendati demikian, KPUD Muna telah menyiapkan empat opsi yang ditawarkan untuk dibahas bersama partai politik (Parpol). Komisioner KPUD Muna, Andi Arwin mengatakan peta Dapil Pemilu 2014 lalu dipastikan berubah. Namun pembagian pembagian Dapil untuk Pemilu 2019 belum final. Ada empat opsi yang ditawarkan KPUD Muna. Opsi pertama, Muna dibagi menjadi empat Dapil. Rinciannya, Dapil satu terdiri dari kecamatan Katobu, Batalaiworu, Lasalepa, Napabalano dan Towea dengan sembilan kursi.

“Dapil Muna dua meliputi kecamatan Duruka, Lohia, Kontunaga dan Watuputih dengan alokasi tujuh kursi. Dapil Muna tiga terdiri dari delapan kecamatan yaitu Kontukowuna, Parigi, Kabawo, Barangka, Bone, Marobo, Tongkuno dan Tongkuno Selatan dengan 11 kursi. Untuk Dapil Muna empat terdiri dari kecamatan Batukara, Maligano, Pasirputih, Wakorumba Selatan dan Pasikolaga dengan tiga kursi,” jelas Arwin, Kamis (11/1).

Untuk opsi kedua kata dia, dibagi menjadi lima Dapil. Pada opsi ini, KPU hanya membagi Dapil tiga pada opsi pertama menjadi dua Dapil yakni Dapil tiga terdiri dari Marobo, Bone, Tongkuno dan Tongkuno Selatan dengan lima kursi. Dapil empat antara lain Parigi, Kabawo, Kontukowuna dan Barangka dengan lima kursi. Sedangkan untuk Dapil satu dijatah 10 kursi , Dapil dua dengan 7 kursi dan Dapil lima tiga kursi. Untuk pembagian wilayah Dapil masih sama dengan opsi pertama.

Sedangkan opsi tiga lanjutnya, dibagi menjadi enam Dapil. Rinciannya, Dapil satu terdiri dari Towea, Napabalano dan Lasalepa dengan 4 kursi. Dapil dua Kecamatan Batalaiworu dan Katobu dengan enam kursi. Dapil tiga antara lain kecamatan Duruka, Lohia, Kontunaga dan Watuputih dengan tujuh kursi. Dapil empat yaitu Kecamatan Marobo, Bone, Tongkuno dan Tongkuno Selatan dengan lima kursi. Dapil lima yaitu Kecamatan Barangka, Kontukowuna, Parigi dan Kabawo dengan lima kursi. Dapil enam terdiri dari Maligano, Batukara, Wakorumba Selatan, Pasirputih dan Pasikolaga dengan tiga kursi.

Untuk opsi empat yang diusulkan oleh perwakilan partai politik, Muna dibagi menjadi enam Dapil yang kurang lebih sama dengan opsi tiga. Perbedaanya, kecamatan Duruka menjadi Dapil dua, bersama dengan kecamatan Batalaiworu dan Katobu. Sedangkan dapil sebelumnya tersisa Kecamatan Lohia, Kontunaga dan Watuputih menjadi Dapil Muna tiga.

Pembagian Dapil dan jumlah kursi tersebut, kata Andi Arwin didasarkan pada jumlah penduduk. Untuk Muna dengan jumlah jiwa mencapai 227.941 jiwa dengan diwakili 30 kursi legislatif. Dengan demikian, satu anggota dewan di Muna mewakili 7.598 penduduk. “Empat opsi tadi pada dasarnya sudah memenuhi syarat. Tinggal kami akan uji publik dulu,” jelasnya. Ia menambahkan, uji publik akan dilakukan pada 26 Januari mendatang dengan mengundang perwakilan Parpol dan Pemda. Tahapan tersebut masih memungkinkan lahirnya opsi baru. “Setelah uji publik, kami akan ajukan ke KPU RI untuk ditetapkan dibulan April mendatang,” ujarnya.

Dengan demikian, dipastikan sebelum April nanti, peta politik bagi para Caleg masih akan berubah. Hanya saja, Andi Amran menegaskan, KPU dalam memutuskan wilayah Dapil tidak akan terpengaruh dengan kepentingan politik manapun. “Panduannya jelas, UU nomor 7 tahun 2017,” pungkasnya. (b/ode)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top