Pariwara
Bau-bau

Kemendagri Terima 3 Nama, Hado Hasina Berpeluang Pimpin Baubau

Hado Hasina

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra sudah mengirim tiga nama calon Pj Wali Kota Baubau ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka adalah Kadis Perhubungan (Kadishub) Sultra Hado Hasina, Kadis Kominfo Kusnadi dan Karo Ortala Haris Lamarundu. Sesuai prosedur, paling lama 14 hari, pengganti AS Tamrin sudah harus ada.

Dari ketiganya, nama Kadishub Hado Hasina dinilai paling berpeluang untuk menjadi Pj Wali Kota Baubau. Pengalamannya di dunia birokrasi sudah sangat mumpuni, sehingga mudah menyesuaikan ketika memimpin masa peralihan kepemimpinan di Kota Baubau. “Ketiganya tetap berpeluang. Hanya dilihat dari sisi pengalaman, Pak Hado lebih berpeluang,” ujar salah satu pejabat lingkup Pemprov Sultra yang minta namanya tidak ditulis.

Kadis Kominfo Kusnadi juga sebenarnya tetap berpeluang. Apalagi dari aspek leadership sudah tidak diragukan lagi. Ditambah lagi pernah menjabat Kabag Humas Pemprov Sultra, sehingga pola komunikasinya dengan berbagai kalangan mudah terbangun. Begitupun Karo Ortala Haris Lamarundu tetap punya peluang. Hanya saja dari aspek pengalaman, Hado Hasina lebih senior. “Tapi apapun itu, kita tunggu saja keputusan Kemendagri,” ujarnya.

Pihak Kemendagri pun membenarkan bahwa usulan Pj Wali Kota Baubau telah masuk dan siap untuk diproses. “Sudah masuk dan saya sudah terima. Sekarang kita akan proses secepatnya,” Kata Akmal, Direktur Fasilitas Kepala Daerah, DPRD dan Hubungan Antar Lembaga (FKDH) Kememdagri, kepada Kendari Pos, Kamis (11/1). Soal kapan Surat Keputusan (SK) Pj Wali Kota Baubau akan dikeluarkan, Akmal belum bisa menjawabnya. Namun sesuai prosedur, paling lama 14 hari kerja. “Sesuai UU paling lama 14 hari. Jadi, kemungkinan akhir Januari sudah bisa keluar SK Pj Wali kota Baubau. Namun tidak menutup kemungkinan juga bisa lebih cepat,” jelasnya.

Soal peluang para calon yang diusulkan, Akmal hanya bisa tersenyum. Menurutnya, semua akan diverifikasi dulu. “Semua punya peluang sama. Soal siapa orangnya, nanti keluar SK-nya,” ungkapnya. Sebelumnya, Plt Gubernur Sultra, HM Saleh Lasata tak menampik jika sudah memilih 3 nama untuk diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mekanisme pengusulan itu kata dia mengacu pada UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-undang.

Pada Pasal 9 mengatur bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan bupati atau wali kota diangkat penjabat bupati atau wali kota yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama sampai dengan pelantikan bupati dan wali kota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Ya kita sudah usulkan. Syaratnya harus eselon II atau setara dengan kepala dinas,” Imbuhnya. (b/yog)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top