Pariwara
Hukum & Kriminal

Kasus Dana Desa, Setahun Buron, Mantan Kades di Wakatobi Belum Ditemukan

KENDARIPOS.CO.ID — Lebih setahun buron, mantan Kepala Desa Mola Bahari, Kecamatan Wangi-Wangi, Wakatobi berinisial MI belum juga ditemukan hingga saat ini. Pelaku penggelapan dana desa itu ditetapkan tersangka sejak 22 September 2016. Tak lama setelah menyandang status tersangka, MI melarikan diri dari Wakatobi. Hingga kini, pria yang berdomisili di Wangi-Wangi itu masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi.

Kejari Wakatobi bahkan telah meminta bantuan sejumlah pihak dan instansi lainnya. Mulai Polres Wakatobi dan Polres lain di Sulawesi Tenggara. Kejari Wakatobi juga meminta bantuan Perwira Perhubungan dan Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Sultra untuk mendeteksi keberadaan sang buronan kasus dana desa.

Sementara itu, informasi dari pihak keluarga yang digali oleh pihak Kejari Wakatobi sangat terbatas. Bahkan terkesan tertutup. Kejari Wakatobi menduga keluarga MI telah berkomunikasi dengan tersangka selama ini meski tak memberikan informasi kepada pihak berwajib. “Sampai sekarang pencarian masih nihil. Pihak keluarga tak terbuka soal tersangka sehingga kita kesulitan mencari lokasi tersangka,” ujar Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Wakatobi, Rudi, SH, Rabu (10/1).

Namun, pihaknya terus berupaya menggali informasi pada orang-orang disekitar tersangka. Meski waktu pencarian terbilang telah memakan waktu namun Kejari Wakatobi selalu melakukan komunkasi dengan pihak-pihak terkait. “Isu yang kita dengar katanya tersangka pernah dilihat di sini (Wangi-Wangi,red). Kita turun cari tetap saja tidak ada hasil yang memuaskan,” ungkap Rudi.

Kendati begitu, lokasi pencarian DPO sejak tahun lalu ini terus diperluas. Tim jaksa tengah mengumpulkan informasi-informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Rudi berharap agar masyarakat yang punya informasi terkait keberadaan tersangka MI agar segera melaporkan ke Kejari Wakatobi. Sekedar diketahui, MI merupakan tersangka kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015. Berdasarkan laporan awal, MI diduga telah merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Namun, pasca ditetapkan sebagai tersangka, MI tak lagi kooperatif hingga lahirnya melarikan diri. (thy/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top