Pariwara
HEADLINE NEWS

Rusak Rumput Laut, Resahkan Warga, Demonstran : Hentikan Aktivitas Tambang PT Baula !

Wakil Bupati Konsel, Arsalim saat menerima aksi unjukrasa polemik PT Baula yang merusak rumput laut dan masih bersengketa lahan.

KENDARIPOS.CO.ID — Kehadiran PT. Baula Petra Buana (PT. BPB) benar-benar meresahkan masyarakat Konawe Selatan (Konsel), khususnya yang berdomisili di Kecamatan Tinanggea. Tak hanya masalah dugaan penyerobotan lahan yang belum tuntas, aktivitas perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan nikel itu juga ternyata merusak mata pencaharian warga. Kondisi inilah yang membuat masyarakat geram.

Makanya Rabu (10/1), sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Tinanggea mendatangi kantor bupati Konsel. Kehadiran para demonstran meminta Pemkab Konsel untuk menyelesaikan kasus ganti rugi nelayan rumput laut yang rusak dan saat ini telah dikuasai PT Baula.
“Banyak warga di Desa Akuni dan Roraya yang berprofesi sebagai nelayan rumput laut kehilangan mata pencaharian akibat aktivitas PT Baula. Kami minta hentikan aktivitas PT Baula,” ujar Erwin, salah satu pemimpin aksi. Dia mendesak agar Pemkab Konsel secepatnya menyelesaikan kasus PT Baula yang kini sudah merugikan masyarakat nelayan itu.

“Jika tuntutan masyarakat tersebut tidak ditindaklanjuti dalam waktu singkat, maka jangan salahkan kami kalau melakukan tindakan anarkis serta hal-hal yang tidak diinginkan,” teriak Erwin saat berorasi di depan Kantor Bupati Konsel. Bukan hanya itu, pihaknya meminta agar Pemkab menghentikan sementara aktivitas perusahaan yang bergerak dibidang tambang nikel itu, sampai akhirnya ada penyelesaian persoalan yang sudah merugikan masyarakat sekitar. “Kami minta selama proses penyelesaian kasus ini dilakukan, aktivitas perusahaan harus dihentikan. Bupati harus mengeluarkan surat keterangan atau rekomendasi untuk melarang perusahaan beroperasi sampai akhirnya ada titik terang,” tegasnya yang diaminkan massa aksi lainnya.

Tuntutan serupa dilontarkan koordinator lapangan (Korlap) aksi, Rahman. Dia harap pemerintah harus bertindak secepatnya. “Jangan lagi di tunda-tunda. Kalau sampai dalam waktu singkat belum ada titik terang, kami tidak segan-segan melakukan tindakan dengan cara kami sendiri,” ungkapnya. Setelah beberapa saat berorasi, para demonstran diterima Wakil Bupati Konsel, Arsalim Arifin. Dirinya berjani akan memediasi untuk menuntaskan kasus tersebut. “Terkait tuntutan masyarakat ini, nanti kami pertemukan dengan PT Baula,” ujar Arsalim. Mantan Kepala Bappeda Konsel ini berjanji kepada masyarakat yang terkena dampak untuk segera menyelesaikan dengan cara memediasi antara pemilik perusahaan dengan masyarakat.

“Kami berupaya menfasilitasi agar tidak terjadi konflik horizontal di sana. Makanya saya garansi masyarakat, satu dua hari ini ketemu dengan perusahan untuk mencari solusinya. Jadi harus ada win-win solution yang dihasilkan antara masyarakat dan perusahaan. Pastinya, kami siap fasilitasi,” katanya.

Dia juga berjanji akan melakukan kroscek langsung di lapangan terkait seberapa besar dampak yang di timbulkan. “Informasi saya terima memang sebagian sudah ada yang diganti rugi, namun belum semua. Tapi pada dasarnya kami siap memediasi agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” ulangnya menegaskan.

Ditempat yang sama, Kapolres Konsel AKBP Hamka Mappaita, SH menjelaskan, dirinya menurunkan 186 personel untuk pengamanan aksi tersebut. Menurutnya, menyampaikan apirasi dibolehkan aturan, tapi harus tetap menjaga kamtibmas. “Kami juga akan tetap kawal supaya kasus ini cepat selesai. Kami menekankan kepada masyarakat untuk tidak anarkis selama masih proses. Dan bila itu terjadi konsekuensi hukum tetap berjalan,” tegasnya usai mediasi massa dengan Pemkab Konsel. Setelah mendengar penjelasan Pemkab Konsel, demonstran membubarkan diri. (b/kam)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top