Pariwara
Hukum & Kriminal

Curi Motor di Rumah Kost, Lawan Polisi, Pelaku “Dilumpuhkan”

Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi

KENDARIPOS.CO.ID — Ahmad Saleh (35) betah tinggal di bilik sempit dan pengap penjara. Sudah 5 kali dia mendekam di balik jeruji karena kerap mencuri motor (Curanmor). Ahmad tak ada kapok-kapoknya. Baru 3 bulan bebas, dia kembali dibekuk oleh tim khusus “Harimau” Satreskrim Polres Kendari. Dipastikan dia akan kembali merasakan pengapnya hidup di bui untuk ke-6 kalinya. Ahmad cukup lama malang melintang dikancah curi mencuri motor. Peralatan yang digunakan pun sangat sederhana. Berbekal kunci leter T, sepeda motor yang tak diawasi pemiliknya pasti digondolnya.

Sepak terjang Ahmad membawa kabur sepeda motor di Kota Kendari tercium oleh polisi setelah terdeteksi akan melakukan transaksi penjualan hasil curiannya di Kecamatan Baruga. Polisi langsung menguntitnya dan saat bertransaksi, Ahmad dibekuk. Begundal kelas kakap itu tak mau menyerah begitu. Ahmad melawan polisi. Perlawanan Ahmad teredam setelah timah panas bersarang dikakinya. Setiap melakukan curanmor, Ahmad dibantu rekannya berinisial K.

Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi menuturkan Ahmad melakukan aksi pencurian di sebuah indekos di Kendari. Pelaku menggunakan kunci leter T. “Pelaku terpaksa dilumpuhkan karena polisi saat ditangkap,” tegas AKBP Jemi Junaidi didampingi Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan, Selasa (9/1).

Dari tangan pelaku, anak buah AKBP Jemi Junaidi mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion. Sedangkan rekan pelaku berinisial K masih dikejar polisi. AKBP Jemi Junaidi menegaskan anak buahnya tak ragu bertindak tegas kepada pelaku kriminal. Bandit-bandit yang melawan akan langsung ditembak. Polres Kendari akan berkoordinasi pihak Kejaksaan agar untuk memperberat hukuman para pelaku curanmor sudah berstatus residivis. “Agar pelakunya jera. Karena kalau jaksa menuntut dengan hukuman rendah, kalau keluar nanti pasti mencuri lagi. Jadi itu yang kami akan perkuat,” tambah mantan Kapolres Konawe itu.

Selain Ahmad Saleh, tim khusus Harimau berhasil menangkap Hendro (23). Warga Kendari itu diduga penadah motor bodong. “Sudah ditangkap, karena memiliki motor tanpa surat surat,” ungkap AKBP Jemi Junaidi. Residivis curanmor, Ahmad Saleh dijerat pasal 363 KUHP dan Hendro dikenakan pasal 340 sebagai penada barang curian. (ade/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top