Pariwara
Wakatobi

Listrik 24 Jam di Binongko Wakatobi Belum Terealisasi

KENDARIPOS.CO.ID — Harapan masyarakat Binongko untuk menikmati layanan listrik selama 24 jam pada akhir tahun 2017 lalu, belum juga dapat terwujud. Padahal Bupati, H. Arhawi dalam setiap kesempatan berkunjung ke pulau ujung tenggara Wakatobi ini kerap menegaskan janji tersebut pada masyarakat. Namun faktanya, jangankan beroperasi sesuai target, sejumlah instrumen penunjang mesin pembangkit yang telah disiapkan pemerintah kabupaten (Pemkab) ternyata belum lengkap.

Padahal target pelayanan listrik selama 24 jam di Pulau Binongko telah dianggarkan pada tahun 2016 lalu. Bahkan mesin listrik yang diadakan Pemkab telah berada di Perusahaan Layanan Listrik (PLN) Binongko setahun terakhir ini. Sayangnya, mesin tersebut belum mampu difungsikan karena terhambat dengan aksesoris seperti kabel dan penunjang lainnya yang belum tersedia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Wakatobi, Kamaruddin, menjelaskan, pihaknya sempat kaget karena mesin yang telah ada sejak awal tahun 2017 lalu belum juga berfungsi. Saat memantau lokasi, pihaknya menemukan kendala setelah mendiskusikan masalah itu dengan pihak PLN setempat. Ia menyayangkan, sikap pihak PLN yang tidak merinci dan mengungkapkan kekurangan yang dihadapi selama ini.

“Setelah diskusi, kami baru tahu ternyata masih ada kendala yang dihadapi. Makanya, saya sampaikan mengapa tidak ada koordinasi selama ini. Supaya masalah yang dihadapi ini segera dituntaskan. Kami minta rincian yang dibutuhkan agar kita pikirkan solusinya,” ungkapnya, minggu (7/1). Setelah menghitung kebutuhan kelengkapan mesin listrik, dana yang dibutuhkan tidak sedikit. Jumlahnya mencapai Rp 1,7 miliar dan harus dianggarkan untuk semua keperluan yang ada.

Namun Kamaruddin belum dapat memastikan pelayanan listrik 24 jam bisa terealisasi secepatnya. “Karena ini janji Pak Bupati, makanya harus segera kita tuntaskan. Kita juga malu kalau ke sana dan masyarakat menagih janji ini. Ini menjadi prioritas bagi kami,” ujar mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Wakatobi ini.

Sekadar diketahui, selain menjadi program prioritas Pemkab Wakatobi, Binongko merupakan satu-satunya pulau yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Pengadaan mesin listrik dan penunjang lainnya dialokasikan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Sementara Kaledupa dan Tomia berasal dari program PLN agar desa-desa yang belum teraliri listrik bisa terlayani. (b/thy)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top