Hindari Konflik, OJK Imbau Masyarakat Pahami Perjanjian Pembiayaan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

Hindari Konflik, OJK Imbau Masyarakat Pahami Perjanjian Pembiayaan

OJK Lindungi Kepentingan Masyarakat. Foto: Istimewa

KENDARIPOS.CO.ID — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat untuk lebih memahami isi perjanjian sebelum melakukan kesepakatan kontrak pembiayaan dengan perusahaan pembiayaan. Pemahaman isi kontrak ini penting agar debitur mendapatkan informasi yang jelas mengenai klausul kesepakatan dalam perjanjian pembiayaan.

“Jangan sampai ada konflik atau kesalahpahaman yang bisa merugikan masyarakat di kemudian hari,” terang kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK, Anto Prabowo, Kamis (4/1) lalu.

Lanjut dia, setelah menandatangani perjanjian kontrak pembiayaan, debitur diminta memenuhi kewajiban pembayaran angsuran secara tepat waktu sesuai besaran dan tanggal yang telah disepakati dengan perusahaan pembiayaan. Jika terjadi, eksekusi benda jaminan fidusia oleh perusahaan pembiayaan, debitur perlu memastikan bahwa proses eksekusi benda jaminan fidusia telah sesuai dengan prosedur yang diatur dalam perjanjian pembiayaan, termasuk mengenai tahapan pemberian surat peringatan kepada debitur/konsumen.

“Debitur harusmengetahui petugas yang melakukan eksekusi benda jaminan fidusia merupakan pegawai perusahaan pembiayaan atau pegawai alih daya perusahaan pembiayaan yang memiliki surat tugas untuk melakukan eksekusi benda jaminan fidusia. Petugas yang melakukan eksekusi benda jaminan fidusia membawa sertifikat jaminan fidusia serta proses penjualan barang hasil eksekusi benda jaminan fidusia harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan mengenai jaminan fidusia,” beber Anto.

Selain itu, OJK telah mengeluarkan peraturan terkait dengan eksekusi benda jaminan oleh perusahaan pembiayaan, berdasarkan ketentuan Pasal 21 s.d. Pasal 23 dan Pasal 51 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/POJK.05/2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, telah diatur ketentuan mengenai pembebanan jaminan fidusia oleh Perusahaan Pembiayaan dan berdasarkan ketentuan pasal 49 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, telah diatur mekanisme kerja sama antara Perusahaan Pembiayaan dengan pihak lain untuk melakukan fungsi penagihan kepada debitur.

“Tolong dipahami baik-baik peraturan tersebut. Perusahaan pembiayaan melaksanakan perannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan OJK tersebut, tidak boleh dil uar dari kewenangannya. Selain memahami isi perjanjian pembiayaan, masyarakat pun harus memahami aturan eksekusi benda jaminan oleh perusahaan pembiayaan berdasarkan ketentuan yangsudah ditetapkan di atas,” tandasnya. (wan/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top