Genderang Pilkada di Sultra Ditabuh – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Genderang Pilkada di Sultra Ditabuh

Pilkada Sultra. Grafis: LD. Kurniawan/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak mulai ditabuh. Hal itu ditandai dengan dimulainya tahap pendaftaran bakal pasangan calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Khusus di Sultra, ada 13 kandidat digadang bakal berkompetisi. Rinciannya, tiga di pilgub Sultra, empat bakal calon masing-masing di pilkada Konawe dan pemkot Baubau, serta head to head di pilkada Kolaka.

Pendaftaran dibatasi hanya tiga hari saja, mulai 8 Januari hingga 10 Januari 2018. Ketua KPU Sultra, Hidayatullah menegaskan, pihaknya sudah siap untuk menerima pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sultra. “Semua sudah siap. Staff dan stakehoder sudah dinformasikan untuk memantau penerimaan bapaslon,” kata Hidayatullah di kantor KPU Sultra, jumat (5/1).

Dia menambahkan, semua bapaslon sudah melapor baik secara tertulis maupun lisan terkait rencana pendaftaran. Sengaja disampaikan lebih awal, supaya KPU bisa mengatur waktunya agar tidak bertabrakan. Dari hasil konfirmasi, Asrun-Hugua daftar duluan di hari pertama, Senin (5/1). Pasangan berakronim SURGA ini akan mendaftar di KPU sekira pukul 09.00 Wita.

Sedangkan, Ali Mazi-Lukman Abunawas (AMAN) dan pasangan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar mengambil hari terakhir, Rabu (10/1). “Semuanya sudah kami beritahu untuk memenuhi syarat pencalonan dan syarat calon saat pendaftaran,” jelasnya.

Kata dia, setelah pendaftaran akan dilanjutkan dengan pemeriksaan tes kesehatan oleh IDI Sultra, tes narkoba oleh BNN Sultra dan tes psikologi oleh HIMPSI Sultra. Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sultra, Munsir Salam saat dikonfirmasi di tempat terpisah menegaskan, pihaknya juga sudah sangat siap dalam pengawasan nantinya. Baik itu pengawasan dalam persyaratan pendaftaran pasangan calon maupun syarat calon. “Jadi, pengawasan akan dimaksimalkan. Dukungan parpolnya, dan syarat sepeti ijazah dan berkas lainnya akan diperhatikan,” tegasnya.

Ketua Tim Pemenangan pasangan Asrun-Hugua, Abdurrahman Shaleh mengungkapkan, pihaknya terus memantapkan persiapan untuk pendaftaran. “Jadwalnya 8 Januari. Kami akan rapatkan kembali bersama tim dari masing-masing parpol pengusung, supaya pelaksanaannya lebih maksimal,” ungkap Abdurrahman Shaleh, jumat (5/1).

Menurut dia, usai pendaftaran akan dilanjutkan dengan deklarasi. Politisi senior PAN ini menjelaskan, sejumlah tokoh penting pengurus DPP partai pengusung akan menghadiri acara deklarasi pasangan Asrun-Hugua. “Kita masih akan bicarakan. Prinsipnya semua ketua umum partai pengusung diupayakan untuk hadir. Kalaupun tidak, minimal ada keterwakilan,” kata Ketua DPRD Sultra ini.

Dia menambahkan, deklarasi tersebut menjadi pembuktian kepada masyarakat bahwa Asrun-Hugua sudah sangat siap maju dan mengemban amanah sebagai pemimpin Sultra yang baru. “Kita ingin beritahu masyarakat kedua sosok ini (Asrun-Hugua) siap memimpin Sultra dan menjadikan Sultra lebih maju dan berkembang,” ungkapnya.

Pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas juga sudah siap mendaftar di KPU. Pasangan berakronim AMAN ini sudah mengantongi dukungan Partai Golkar dan Nasdem. Gabungan keduanya mencapai 10 kursi, melebihi syarat minimal pencalonan. Rencananya, akan mendafr di KPU di hari terakhir, Rabu (10/1). “Semua persiapan pendaftaran terus dimaksimalkan,” ujarnya.

Sementara untuk tiga daerah pilkada lainnya, KPU juga mengatur waktunya supaya tidak bersamaan. Khusus tiga incumbent, yakni AS Tamrin di pilwali Baubau dan Kery Saiful Konggoasa di pilbup Konawe, keduanya mendaftar di hari pertama, Senin (8/1). Sedangkan Ahmad Safei di pilbup Kolaka, daftar di hari terakhir. Detailnya lihat grafis.
Untuk di pilbup Konawe, sejauh ini, ada tiga bapaslon yang telah menyatakan diri siap mendaftar. Yakni pasangan Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara (KSK-GTS), H. Litanto dan Murni Tombili (Berlian Murni), serta pasangan Irawan Laliasa dan Adi Jaya Putra (Berhijrah). Sementara Mukiati Saiman dari jalur perseorangan belum konfirmasi.

Ketua KPUD Konawe, Sarmadan menyebutkan bahwa KSK GTS akan mendaftar pada senin (8/1) pagi, disusul Berlian Murni pada Selasa (9/1) pagi. Pada hari terakhir, giliran Berhijrah yang akan mendaftar. “Baru tiga kandidat ini yang mengkonfirmasi bakal melakukan pendaftaran,” ujar Sarmadan.

Dijelaskannya, untuk mendaftar wajib membawa bukti dukungan usungannya. Bila didukung oleh partai politik (parpol), maka syarat minimalnya dalam hitungan kursi DPRD sebanyak 20 persen, atau 6 kursi untuk DPRD Konawe. Sedangkan, untuk calon independen adalah dukungan berupa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) minimal 16.677 e-KTP, atau 10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) saat pemilihan presiden (Pilpres) beberapa tahun lalu.

“Bagi paslon berstatus ASN, juga harus membawa surat pernyataan pengunduran diri dari statusnya. Minimal surat pernyataan, dan SK pengunduran dirinya akan ditunggu sampai waktu penetapan paslon, Februari mendatang,” katanya.

Untuk pilbup Kolaka, hampir pasti akan diikuti dua pasang bakal calon. Mereka adalah Hj Asmani Arif-Syahrul Beddu dan incumbent Ahmad Safei-Muhammad Jayadin. Humas Ahmad SMS Berjaya, Asdar Pamma mengatakan, segala persyaratan untuk mendaftar ke KPUD sebagai calon bupati dan wakil bupati Kolaka telah dipenuhi. “Kami sudah mengantongi dukungan dari 10 parpol yang memiliki kursi di DPRD Kolaka. SK dukungannya juga sudah kami siapkan untuk disetor pada saat pendaftaran nanti di KPUD Kolaka. Yang jelas semuanya sudah siap seratus persen,” ucapnya.

Kesiapan pendaftaran dan deklarasi juga disampaikan Ketua Tim Pemenang Paslon Hj Asmani Arif-Syahrul Beddu, Chardi. Ketua DPD PKS tersebut mengatakan bahwa pasca mendapatkan dukungan dari PKS dan Golkar, maka pihaknya langsung melakukan persiapan untuk memenangkan Pilkada Kolaka. Dalam waktu dekat juga, kata dia pihaknya akan melakukan pendaftaran. “Persyaratan sudah kami penuhi. Yang jelas 8 Januari nanti kami akan melakuan pendaftaran dan juga deklarasi,” tandas Chardi. (fad)

Sementara di pilwali Baubau. Sejauh ini KPU belum menerima jadwal pendaftaran para kandidat. Hanya saja, informasi dari internal masing-masing kandidat, AS Tamrin-Munianse akan mendaftar di hari pertama. Selebihnya akan diatur KPU supaya tidak tabrakan jadwal.

Koordinator Devisi SDM dan Parmas KPU Kota Baubau, Namnun Laidu menyampaikan, belum menerima jadwal pendaftaran. “Sampai sore ini (jumat,red), kita belum mendapat surat resmi dari tim sukses atau LO dari kandidat untuk mendaftar,” ujar Namnun Laidu saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (5/1).

Memang, lanjut dia, jika mengacu pada aturan yang ada, tidak ada ketentuan bagi setiap LO atau balon untuk melakukan konfirmasi pendaftaran. Akan tetapi, idealnya sudah harus ada penyampaian resmi dari masing-masing LO terkait jadwal untuk mendaftar. Agar jadwalnya bisa diatur. “Mestinya hari ini sudah ada yang melapor untuk jadwal pendaftaran. Karena semua itu berkaitan dengan kesiapan jadwal dan kondisi ruangan Kantor KPU. Karena jangan sampai waktunya tabrakan, maka dikhawatirkan tidak bisa tertampung semua,” katanya. (b/wan/ahi/hel/zul)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top