Kuota Haji Sultra Berpotensi Bertambah Tahun Ini – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Kuota Haji Sultra Berpotensi Bertambah Tahun Ini

KENDARIPOS.CO.ID — Kuota haji Sulawesi Tenggara (Sultra) berpotensi bertambah tahun ini. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sultra berupaya agar pemerintah pusat menambah kuota itu. Tahun 2017, kuota haji Sultra mencapai sekira 2.026. Hal itu diungkapkan Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Abdul Kadir, Rabu (3/1).

Proses penambahan tersebut akan diusulkan pada saat rapat koordinasi Kanwil bersama Kemenag RI sebelum masa haji tiba. Abdul Kadir mengaku akan menyampaikan penambahan kuota pada rakor se-Indonesia nanti. Abdul Kadir menuturkan potensi penambahan kuota karena pemangkasan kuota jamaah haji setiap negara sebanyak 20 persen akibat renovasi Masjidil Haram sudah dicabut. Soal jumlah potensi penambahannya kuota haji, Abdul Kadir belum dapat memastikan.

Argumentasi lainnya yang akan disampaikan untuk melobi penambahan kuota pada rakor nanti adalah agar masa tunggu berangkat haji tidak terlampau lama. Sebab, calon jamaah haji Sultra masuk kategori lima paling lama se-Indonesia. “Ada aspek rasionalnya. Calon haji dari daerah kita ini terlalu panjang atau lama antrinya. Bahkan juga ada yang terlalu tua. Ini yang kita perjuangkan nantinya. Maka, kuota haji Sultra kita upayakan bertambah,” ujar Abdul Kadir usai upacara Hari Amal Bakti ke-72 Kemenag RI.

Saat ini calon jamaah haji reguler yang masuk daftar tunggu mencapai 16.000-an. Sehingga membutuhkan waktu 15 tahun jika hanya kuota haji Sultra berjumlah 2.026 tersebut. “Jadi, selain kita berusaha untuk menambahnya, kita juga minta masyarakat untuk bersabar karena antrian itu panjang,” pintanya.

Abdul Kadir belum mengetahui biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2018 bertambah atau tidak. Yang pasti, setoran awal BPIH masih berada dikisaran angka Rp 25 jutaan seperti musim haji tahun lalu. Sisanya akan dilunasi jelang pemberangkatan. “BPIH itu kan untuk jamaah haji juga. Misalnya, untuk biaya layanan kesehatan dan pemenuhan kebutusan lainnya termasuk perlindungan terhadap jamaah,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui rata-rata ongkos haji 2017 dipatok Rp 34.890.312 per jamaah. Nominal ini berbeda-beda sesuai dengan embarkasi masing-masing. Rincian BPIH 2017 sebesar Rp 34.890.312 itu yakni biaya penerbangan sebesar Rp 26.143.812, biaya pemondokan Makkah sebesar Rp 3.391.500 dan biaya tinggal dan hidup di Saudi Arabia sebesar Rp 5.355.000. Ongkos haji 2017 itu lebih mahal dibandingkan periode 2016 yang ditetapkan rata-rata Rp 34.641.304per jamaah atau mengalami kenaikan Rp 249 ribuan. (wan/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top