Pariwara
Hukum & Kriminal

Dua Warga Mandonga Pengedar Ganja Diringkus, Barang Bukti 1,630 Kilogram

GANJA : Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sultra, AKBP Bagus Hari (tengah) menunjukkan ganja hasil tangkapan anak buahnya beberapa waktu lalu dalam konferensi pers yang digelar Rabu (3/1). Foto : ADWIN / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra berhasil menangkap dua pengedar narkotika jenis ganja di Kota Kendari. Adalah Saiful (27) dan Jaya (26) dibekuk di kediamannya di Jalan R. Soeprapto Lorong Subsidi, Kelurahan Anggilowu, Mandonga.

Keduanya ditangkap beberapa waktu lalu namun BNNP Sultra baru merilis hasil tangkapannya, Rabu (3/1). Saiful dan Jaya memesan ganja sebanyak 1,630 kilogram dari wilayah Jawa. Tim dalam komando Kompol Anwar Toro itu sangat jeli. Ganja milik paman dan kemenakan ini ternyata lebih dulu dideteksi sejak masuk di Bandara Halu Oleo (HO) Kendari. Setelah melalui jasa ekspedisi yang kemudian dikirim ke alamat Saiful, tim BNNP langsung menyergap kedua pelaku.

Kabid Pemberantasan BNNP Sultra AKBP Bagus Hari menuturkan, penangkapan keduan pelaku bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa akan ada ganja masuk ke Kendari. Sejak itu, tim menyusun rencana penangkapan. “Diamankan dua paket dengan berat masing-masing 820 gram dan 810 gram. Total berat keseluruhan 1,630 kilogram. Selain itu, 1 bungkus kertas berwarna coklat berisi biji dan daun ganja kering. Beratnya sekira 1,39 gram,” ujar AKBP Bagus Hari dalam konferensi persnya yang digelar BNNP Sultra, Rabu (3/1).

AKBP Bagus Hari menyebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan, Saiful dan Jaya adalah pemain lama. Ganja yang dipesan tersebut diambil rekan Saiful yang ada di Kota Malang, Jawa Timur bernama Doni Key. Menurut AKBP Bagus Hari, Saiful dan Doni Key merupakan teman lama di Kendari semasa SMA. Rencana pelaku, ganja itu akan diedarkan saat perayaan tahun baru lalu. “Untuk keterangan lebih lanjut, masih akan kami kembangkan,” ungkapnya. Kedua pelaku saat ini sudah menjalani pemeriksaan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009 pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) dan pasal 127 ayat (1). Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (ade/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top