Angkut Kayu dari TNRAW, Kapal Asal Jeneponto Disita Polres Bombana – Kendari Pos
Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Bombana

Angkut Kayu dari TNRAW, Kapal Asal Jeneponto Disita Polres Bombana

ALI BAHRI FOR KENDARI POS
Barang bukti kapal bermuatan kayu bakau yang dirambah ilegal dari kawasan TNRAW dan kini diamankan aparat hukum.

KENDARIPOS.CO.ID — Berbagai aktivitas ilegal masih terus ditemui di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW). Mulai penyerobotan lahan, perambahan hingga pencurian kayu. Namun kesigapan personel keamanan dari balai konservasi itu, kegiatan terlarang tersebut berhasil diungkap. Terbaru, kegiatan melawan hukum yang ditemui adalah pencurian kayu jenis bakau dari dalam kawasan TNRAW. Dalam kasus ini, petugas keamanan taman nasional dibantu aparat Polres Bombana, tak hanya mengamankan 37 kubik kayu bakau ilegal, namun turut menyita satu unit kapal laut motor (KLM) Astiana Jaya beserta empat ABK serta satu pelaku illegal logging.

Kepala Balai TNRAW, Ali Bahri, mengatakan, kasus ilegal loging di lahan konservasi itu diungkap pekan lalu sekitar pukul 11.30 Wita. Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya penebangan kayu di sekitar muara sungai Lampopala, Kecamatan Lantari Jaya. Petugas balai kemudian menindaklanjutinya dan mendapati seorang warga bernama Tahar sedang menebang pohon bakau dengan mesin chainsaw. Warga Bombana tersebut akhirnya diamankan. “Dari aktivitas ilegalnya itu, kami juga menyita sekitar satu kubik kayu bakau yang sudah ditebang pelaku,” kata Ali Bahri, sore kemarin.

Sukses membekuk Tahar, petugas keamanan dari TNRAW kemudian mengembangkannya. Hasilnya, Tahar mengaku jika sebagian kayu bakau yang sudah ditebang ditampung pada salah satu kapal yang sedang berlabuh di sekitar Perairan Tembe. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti petugas balai konservasi. Namun sebelum mengamankan kapal penampung kayu ilegal itu, mereka berkoordinasi dan meminta bantuan pihak Polres Bombana. Polisi bersama petugas taman nasional berhasil mengamankan satu unit kapal dan empat ABK bernama Saleh, Safrudin, Ardat alias Dadang serta Russe.

“Saat hendak ditangkap, kapal dari Jeneponto ini sudah berlayar dan hendak melarikan diri. Namun berkat kesigapan personel kepolisian dan petugas kami, kapal sarat muatan kayu bakau itu berhasil kami amankan,” sambung Ali Bahri. Menurutnya, kayu yang dimuat di atas KLM Astiana Jaya itu semuanya jenis bakau. Jumlahnya sekitar 37 kubik. Kayu-kayu ini berasal dari TNRAW dan diangkut dengan cara bertahap menggunakan katinting atau bodi batang menuju Tembe. Rencananya, puluhan kubik kayu ilegal itu akan dibawa di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. “Semua barang bukti kayu dan lima orang yang diduga terlibat dalam aksi illegal logging ini sudah diamankan di Polres Bombana guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, ” ungkap Ali Bahri. (b/nur)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top