Polres Buton Selamatkan Rp 466 Juta – Kendari Pos
Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Buton

Polres Buton Selamatkan Rp 466 Juta

FOTO/LAODE ALFIN IPO/KENDARI POS
Polres Buton memusnahkan barang bukti Miras yang disita atas hasil operasi selama tahun 2017.

KENDARIPOS.CO.ID — Kinerja jajaran polisi di Polres Buton sepanjang 2017 patut untuk diapresiasi. Di bawah nahkoda AKBP Andi Herman, institusi kepolisian berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 466 juta dari enam perkara korupsi.

Kapolres Buton, AKBP Andi Herman mengatakan pekara hukum yang ditangani berasal dari wilayah hukum Kabupaten Buton dan Buton Selatan. Sepanjang tahun lalu, kasus korupsi yang ditangani sebanyak enam kasus dengan total indikasi kerugian negara sebesar Rp 868 juta.

Katanya, lima kasus rasuah telah selesai ditangani. Ratusan juta rupiah duit negara dari perkara itu berhasil diselamatkan. Rinciannya, senilai Rp 423 juta lebih dari tangan enam tersangka dugaan korupsi di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buton. Dan, diatas Rp 40 juta dari tiga tersangka dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Busel yang total kerugian negara sebesar Rp 154 juta.

Kendati demikian, katanya masih ada tersangka yang belum mengembalikan kerugian negara. Misalnya, dugaan korupsi di Desa Kakenauwe. Kerugian negara yang belum dikembalikan dugaan kerugian negara senilai Rp 300 juta.

Selain perkara korupsi, katanya, lembaganya juga menangani kasus pidana umum 396 perkara (lihat grafis), 269 sudah tuntas di proses. Peredaran minuman keras (miras) yang ditangani sebanyak 138 kasus dengan barang bukti empat ton lebih. “Kami musnahkan miras berbagai merk, di antaranya arak tradisional 3.069 liter, konau 779 liter, dan bir dan anggur merah 1.289 botol. Jumlah itu jauh lebih meningkat jika dibandingkan tahun 2016 lalu yang hanya diatas 1 ton,” ujar dia.

Ia mengungkapkan secara umum gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat mengalami penurunan, hanya kasus miras yang meningkat. Itu pun karena memang tahun ini semua peredaran miras diproses secara hukum. Menurutn Andi Herman, tantangan di 2018 akan lebih berat, sebab bertepatan dengan momen politik. Di Buton akan diselenggarakan Pilkades serentak di 53 Desa pada April atau Mei nanti. Selanjutnya, hajatan Pilgub juga akan berlangsung pada Juni nanti. “Belum lagi Pilcaleg yang meski 2019 nanti. Jadi tugas berat menanti kepolisian,” katanya.

Meski demikian, Andi Herman, tetap siap dengan kekuatan penuh untuk mengamankan wilayah hukumnya. Ia juga sudah menyiapkan strategi pengamanan sejak dini dengan mengandalkan peran Babinkamtibmas di setiap desa. “Tanggal 7 Januari kami sudah gelar pasukan untuk mengetahui persipan pengamanan, termasuk Pilwali Baubau, Pilkades serentak dan Pilgub. Prinsipnya kami ada Babinkamtibmas sebagai basis deteksi awal dan mereka aktif melapor,” imbuhnya. (m1/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top