Pariwara
Olahraga

Kecewa di Kejurda Dayung, Pedayung Konsel Ancam Hengkang

Para pedayung Konsel bersama pelatihAsnain (biru)  yang berhasil tampil sebagai juara umum saat Kejurda. Mereka rencana hengkang menghadapi Porprov karena tak mendapat perhatian.

KENDARIPOS.CO.ID — Prestasi gemilang yang ditorehkan atlet Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang berlaga di Kejuaraan Dayung (Kejurda) Dayung Junior akhir Desember lalu menuai protes. Tampil sebagai jawara umum dengan lima emas, tiga perak dan dua perunggu, para pedayung rupanya turun dengan biaya sendiri. Sama sekali tidak ada perhatian dari Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Konsel, KONI setempat maupun Dispora. “Kami sangat kecewa. Mulai baju, vitamin dan uang saku tidak kami dapatkan. Ini sangat berbeda dengan daerah lain yang mendapat perhatian serius,” ungkap salah seorang pedayung Konsel, Sapruddin didampingi rekan-rekannya, Senin (1/1).

Kekecewaan juga diungkapkan pedayung lainnya Muh Burhan. Menurutnya, untuk meraih juara umum dan mengharumkan nama daerah tidak semudah membalikan telapak tangan. Mestinya, hal ini menjadi perhatian khususnya induk olahraga dan PODSI di Konsel apalagi September 2018 akan berlangsung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kolaka Utara (Kolut).

“Ini menjadi catatan tersendiri buat kami apakah masih akan membela Konsel atau tidak. Kalau ditanya kecewa ya sangat kecewa. Kenapa? karena di arena kami berjuang peras keringat untuk nama daerah. Tapi, ketika kami juara sama sekali tidak ada perhatian,” katanya.

Sementara itu, pelatih dayung Konsel, Asnain, mengungkapkan apa yang diungkapkan para pedayung merupakan bentuk kekecewaan yang juga telah disampaikan kepada pelatih maupun asisten. Dia membeberkan, memang sejak awal sama sekali tidak ada perhatian yang diberikan kepada atlet. Bahkan saat pertandingan tidak satu pun pengurus PODSI maupun KONI Konsel yang datang melihat pertandingan. “Saya bersama pelatih Muh Anwar terus memberikan motifasi sehingga bisa juara umum. Tapi faktanya setelah tampil sebagai yang terbaik, atlet semua kesal karena tak mendapat apa yang diharapkan. Misalnya, vitamin dan uang saku,” jelasnya, kepada Kendari Pos, Senin (1/1). ” Begitu pun baju bertanding, kami pinjam uang agar bisa membeli yang baru,” sambung dia.

Hal ini kata Asnain tentu menjadi bahan pertimbangan ketika laga Porprov berlangsung di Kolut. Atletnya telah menyampaikan akan hengkang untuk membela daerah lain yang memiliki perhatian serius terhadap setiap cabor yang berlaga. “Saya juga tidak bisa paksakan kalau nanti mereka akan hijrah ke daerah lain,” tutupnya. (imn)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top