Pariwara
Politik

Pilkada di Sultra Masuk Kategori Rawan

Komisioner Bawaslu Sultra, Munsir Salam saat memaparkan materi potret kerawanan Pilkada 2018 di Sultra dan Hasil Pengawasan Pemilu 2017, jumat (29/12). Foto: Marwan Abidin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Tugas berat menanti penyelanggara dan pengawas Pilkada serentak di Sultra. Berdasarkan rilis Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, empat penyelenggaraan Pilkada di Sutra masuk kategori rawan. Dari 17 provinsi, pemilihan gubernur (Pilgub) berada pada posisi kelima dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tertinggi. Demikian halnya dengan Pilkada Konawe yang menempati urutan kelima dari 115 kabupaten/kota. Sementara Pilkada Kolaka dan Baubau mendapat predikat sedang.

Komisioner Bawaslu Sultra, Munsir Salam mengatakan hasil rilis Bawaslu RI terkait IKP di Sultra perlu menjadi perhatian. Misalnya, IKP Pilgub Sultra yang mendapat skor 2.81 atau masuk kategori sedang mendekati kerawanan tinggi. Ini artinya, ada potensi kategori tinggi. Pilkada Konawe juga perlu diantisipasi. Pasalnya, IKPnya mencapai nilai 3.07 dan sudah masuk kategori rawan.

“IKP terbagi dalam tiga tingkatan. Daerah dengan kerawanan rendah mendapat poin 1, kerawan sedang 2 dan kerawan tinggi dengan skor 3. Kalau melihat hasil rilis ini, maka semua pihak harus bekerja keras. Tidak hanya di Pilgub Sultra dan Pilkada Konawe, namun juga di Pilkada Kolaka yang menduduki posisi ke-16 dengan skor 2.52 dan Pilwali Baubau berada urutan 54 dengan skor 2,05,” jelasnya saat menjadi pemateri pada sosialisasi pengawasan partisipatif di Grand Clarion Hotel, Jumat (29/12) sore.

Hasil penilaian IKP 2018 ini kata dia, merujuk pada tiga poin. Pertama, kontestasi. Artinya, seberapa adil kompetisi ini. Kedua, antisipasi dengan melihat masyarakat sebagai subjek pemilih yang memiliki hak. Ketiga, integritas dan profesionalisme penyelenggara Pemilu. Penyalahgunaan kewenangan dan kualitas daftar pemilih serta banyaknya putusan DKPP merupakan cerminan dari fenomena penyelenggara.

“Ini menjadi alat pemetaan, pengukuran potensi, prediksi, dan deteksi dini untuk menentukan wilayah-wilayah prioritas yang di identifikasi sebagai wilayah rawan dalam proses pemilu demokratis. Dan alat untuk mengetahui dan mengidentifikasi ciri, karakteristik, dan ketagori kerawanan dari berbagai wilayah yang akan melangsungkan pemilu. Jadi, hasil IKP itu sebagai sumber data rujukan, informasi dan pengetahuan serta rekomendasi dalam mengambil keputusan pada Pilkada kedepan,” jelasnya.

Adanya calon incumben sambungnya, menjadi poin yang memicu kerawanan. Pasalnya, calon incumben memiliki peluang memobilisasi ASN, menggunakan kendaraan dinas atau fasilitas lain yang menguntungkan dirinya. Untuk itulah, Panwaslu harus bekerja maksimal agar hal itu bisa diantisipasi.

Mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sultra ini juga meminta pengawasan dalam tahapan Pilkada serentak terus dilakukan. Mulai dari pengawasan pembentukan PPK dan PPS pada 17 Kabupaten/Kota di Sultra, penetapan/rekapitulasi DPT terakhir sebagai dasar jumlah minimum dukungan calon perseorangan.

Tidak hanya itu, pengumuman syarat dukungan calon perseorangan Pilgub dan tiga daerah lainnya tetap menjadi pantuan. Termasuk penyerahan syarat dukungan paslon perseorangnnya serta pengawasan penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda. “Kita terus tingkatkan pengawasan untuk menyukseskan Pilgub dan Pilkada di tiga daerah dengan berpatron pada IKP tersebut,” jelas koordinator Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sultra ini.

Prof Dr H Nasruddin Suyuti MSi saat membawakan materi penguatan peran dan fungsi Bawaslu Sultra menegaskan Bawaslu tetap harus menjalankan tugasnya dengan baik. Karena tahun depan yang merupakan tahun politik yang harus disukseskan sebagai perta demorasi yang berkeadaban. “Kualitas pengawasan sudah bagus namun perlu ditingkatkan dan disempurnakan. Olehnya, butuh skill kemampuan strategi tertentu untuk maksimal,” harapnya. (b/wan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top