Tokoh Sultra Sepakat Ciptakan Pilkada Aman – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Tokoh Sultra Sepakat Ciptakan Pilkada Aman

Para tokoh Sultra di daerah ini berkumpul dan membahas berbagai persoalan yang kemungkinan timbul saat Pilkada. Semuanya sepakat menciptakan Pilkada aman ditahun politik 2018 dan Pemilu 2019 dalam balutan ukhuwah. Para tokoh berpose bersama usai kuliah umum di aula IAIN Kendari, Kamis (28/12). Foto: Marwan Abidin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Puluhan tokoh dari berbagai elemen di Sultra berkumpul di kampus IAIN Kendari, kamis (29/12). Tokoh dari berbagai latar belakang organisasi dan profesi bertemu dan sepakat untuk bersama-sama menciptakan Pilkada aman tahun 2018 dalam satu gerakan yang bernama ukhuwah. Mereka juga saling rangkul untuk mewujudkan tahun politik damai menjelang Pemilu 2019.

Komitmen itu terbangun dalam kuliah umum dan temu tokoh. Tema yang diusung meneguhkan spirit ukhuwah dengan menjunjung tinggi etika politik dalam membangun Sultra yang maju dan bermartabat.

Dalam kuliah umum tersebut, IAIN sebagai panitia penyelenggara mengundang berbagai narasumber. Mereka adalah Sekprov Sultra Lukman Abunawas, Kabinda Sultra Brigjen TNI Andi Sumangerukka, Kasubdit III Dit Intelkam Polda Sultra, AKBP Eddy Mulsupriyanto, Kepala Staf Korem 143 HO, Letkol Kav Agus Waluyo, Ketua Komisi Ukhuwah MUI Sultra, KH. Ryha Madi dan Rektor IAIN Kendari, Dr. Nur Alim.

Sekprov Sultra Lukman Abunawas menjelaskan pemerintah provinsi (pemprov) menekankan semua pegawai agar fokus pada pekerjaan dan bersikap netral dalam setiap perhelatan pesta demokrasi. “Termasuk menjalankan fungsi sebagai pemerintah bersama masyarakat untuk menjalin ukhuwah di Sultra,” ujar Lukman Abunawas, kamis (29/12).

Kabinda Sultra, Brigjen TNI Andi Sumangerukka mengatakan BIN terus melakukan pemantauan dan prediksi-prediksi di setiap tahun politik. Pemantauan dilakukan dalam ranah “gelap” atau tidak diketahui oleh khalayak. Kata dia, tahun 2018 adalah tahun politik. Ada Pilgub Sultra dan 3 pilkada kabupaten dan kota. Pihaknya selalu mendeteksi potensi konflik yang kemungkinan timbul. Mantan Danrem 143 HO itu berharap tidak terjadi riak-riak dalam setiap kontestasi pemilihan. “Olehnya itu, kami terus menjalankan tugasnya. Termasuk mengingatkan kepada penyelenggara dan panwas untuk menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit III Dit Intelkam Polda Sultra, AKBP Eddy Mulsupriyanto menegaskan pihaknya selalu bertugas maksimal disetiap Pilkada serentak, termasuk Pemilu. Dari 17 kabupaten dan kota ada 10 Polres dan 7 daerah belum memiliki Polres. Disamping itu ada Polda Sultra. Nah, ditahun 2018 ada Pilgub dan Pilkada di Konawe, Kolaka, dan Baubau. “Di 3 daerah itu kita tambah kekuatan untuk memback up Pilkada sekaligus Pilgubnya,” ujarnya. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan pesta demokrasi agar berjalan baik.

Kepala Staf Korem 143 HO, Letkol Kav Agus Waluyo mengungkapkan TNI tidak berpolitik dan prajurit TNI harus netral dalam setiap pemilihan. Makanya TNI menjaga keutuhan diantara masyarakat. “Tujuannya agar Sultra kondisif dan tidak berpecah belah,” bebernya.

Ketua Komisi Ukhuwah MUI Sultra, KH. Ryha Madi menegaskan keberagaman spirit ukhuwah dan etika politik tidak bisa dipisahkan. Etika politik yang utama adalah bersumber dari Islam, dalam hal ini yang diajarkan dan tertera dalam Al Quran. “Masyarakat juga bisa mengutamakan keberagaman dalam setiap pemilihan. Nah, dengan demikian maka terciptalah pemilihan yang santun lagi sehat,” tukas mantan anggota DPRD Sultra itu.

Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim menjelaskan IAIN adalah bagian dari masyarakat Sultra yang berfungsi menciptakan ukhuwah persatuan. Karena dalam sivitas akademika, mahasiswa diajarkan politik yang santun dan beretika. Menurutnya, sebentar lagi akan masuk tahun 2018 yang juga tahun politik. Disetiap pemilihan harus dibangun spirit ukhuwah, membangun kebersamaan dan komunikasi.”Maka kita berharap dengan diskusi bersama tokoh daerah ini bisa berdampak positif. Tokoh panutan saat ini dapat menjadi perumus politik cerdas, santun dan demokratis dengan membangun politik ukhuwah,” ujar Nur Alim. (wan/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top