Pariwara
Konawe Utara

11 Ribu Lampion Siap Dilepas di Konut, Dimeriahkan 5 Grup Artis Korea

Bupati Konawe Utara, Ruksamin mengetes pelepasan lampion di Pantai Taipa, Konut, rabu (27/12). Foto: Sawaluddin Lakawa/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pantai Taipa, salah satu objek wisata andalan di Konawe Utara akan menjadi saksi kemegahan Festival Konasara 2018. Betapa tidak, festival gembrakan pemerintahan Ruksamin-Rauf yang telah menjadi salah satu kalender wisata nasional, itu akan digelar sejumlah kegiatan yang akan menyita perhatian wisatawan nasional dan internasional.

Bupati Konawe Utara, Dr. H. Ruksamin, M.Si terlihat mondar mandir melihat pendirian panggung dan pemasangan tenda payung disepanjang Pantai Taipa, Konawe Utara, Selasa (26/7). Sesekali tangannya menunjuk dan mengarahkan stafnya untuk melakukan perbaikan dan pembetulan posisi tenda. Ruksamin bersama jajarannya memang telah beberapa hari melakukan penataan dan pembersihan Pantai Taipa. Bahkan, Ketua PBB Sultra ini rela turun tangan langsung mengangkat potongan kayu dan sampah lainnya di sepanjang pantai.

Jabatan bukan menjadi penghalang baginya untuk bermandi peluh dan debu. “Kadang kita emosi juga melihat kondisi pantai yang kotor, namun ada saja yang terkesan tidak peduli,” ujar Ruksamin. Langkah Ruksamin itu telah mengubah wajah pantai menjadi bersih. Sejumlah gazebo tak terurus yang dulunya berada di bibir pantai telah diratakan. Warga yang ingin membangun tenda atau gazebo sendiri digeser agak ke luar dari bibir pantai. Di Sepanjang pantai telah dipasang tenda payung plus mejanya, yang disediakan Pemkab Konut. “Tenda-tenda payung ini nantinya kita akan serahkan kepada warga untuk dikelola. Pemberiannya gratis, yang penting mereka bisa rawat, sehingga bisa menghidupkan Pantai Taipa ini sebagai salah satu objek wisata andalan Konawe Utara, yang masuk dalam segi tiga berlian,” katanya.

Segi tiga berlian dimaksud Ruksamin merupakan segi tiga wisata pantai andalan di Konawe Utara, yang terdiri dari Pantai Taipa, Wisata Air Panas Wawolesea, dan Pulau Labengki. Di ujung pantai, terlihat telah berdiri panggung besar yang akan menjadi pusat pelaksanaan Festival Konasara 2018. “Alhamdulillah, Festival Konasara yang digelar dalam rangkaian HUT Konawe Utara ini telah masuk dalam Kalender Wisata Nasional,” tuturnya. Tak mengherankan Ruksamin pun all out mempersiapkan kegiatan agar terkesan “wah”.

Tak hanya tamu-tamu undangan yang akan menghadirkan sejumlah menteri kabinet kerja , tetapi juga rangkaian acara juga dipersiapkan begitu menarik. Bahkan, festival nantikan akan dihadiri sekira 200 wisatawan asal Kores plus 5 group artis korea yang akan turut menghangatkan suasana Pantai Taipa. Kehadiran sejumlah wistaawan Korea ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ruksamin, karena Festival Konasara akan beraroma internasional. Kegiatan yang akan dimulai dengan apal siaga pada pada Minggu (31/12) sorenya akan diawali dengan apel siaga oleh aparat keamanan mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Perhubungan, BPBD, Tagana, Pramuka, Kesehatan, dan Karang Taruna. Seremoni pembukaan akan dilakukan pada memontum pergantian tahun, yang ditandai dengan pelepasan sebelas ribu lampion ke udara. Jumlah lampion itu disesuaikan dengan hari jadi Konut yang kesebelas.

Pada 1 Januari 2017, ribuan orang akan melakukan Lulo bersama disepanjang Pantai Taipa. Agar gerak lulo kompak dan terpadu, maka disepanjang pantai akan dipasangi sound. “Konsep festival Konasara, ini saya bingkai dengan kegiatan adat, karena akan dirangkaikan dengan pelantikan lembaga adat,” ungkapnya. Selain Lulo juga akan berlangsung berbagai lomba olahraga dan seni. Kegiatan olahraga sekaligus menjadi ajang seleksi untuk wakil Konut di Porprop 2017.

Di hari jadi Konut ke-11 pada 2 Januari 2018 akan ditandai pelaksanaan upacara dan sidang paripurna oleh DPRD Konut. Setelah itu, para tamu akan bergeser ke Mandiodo untuk peletakkan batu pertama pembangunan smelter. “ Pembangunan smelter ini akan menjadi kado istimewa saya buat rakyat Konawe Utara,” jelasnya. Banyak lagi kegiatan yang digelar pada Festival Konasara, ada pameran, pemilihan luale dan anandonia Konasara, pelayanan one stop service oleh PLN, pembuatan 111 sim oleh pihak kepolisian, lomba foto dan karya tulis wisata di Konut. Festival juga menampilkan lomba kuliner berbahan dasar jagung, yang menandai pencapaian panen 4,5 ribu ton jangung di Konawe Utara.

“Tentu saja setiap malam selama berlangsungnya acara akan ada artis ibu kota diantaranya, Naff, Jamrud, dan Melinda plus 5 group artis asal Korea. Olehnya, kami mengundang warga Sultra untuk datang di Konawe Utara,” pungkasnya. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top