KPU Kendari Kesulitan Mengecek Keberadaan Anggota Parpol – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Politik

KPU Kendari Kesulitan Mengecek Keberadaan Anggota Parpol

Ketua KPU Kota Kendari, Ade Suerani tengah melakukan verifikasi faktual di kantor sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kendari. Foto: Marwan Abidin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Verifikasi faktual (Vertual) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendari terhadap kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Perindo masih menyisakan “PR”. Berdasarkan data sampel yang diverifikasi, masih ada 28 anggota PSI yang belum bisa ditemukan keberadaannya sementara Perindo tersisa 23 orang. Kendati demikian, KPU Kendari tetap memberikan kesempatan bagi kedua partai politik (Parpol) tersebut. Namun bila sampai tanggal 4 Januari 2018 tidak bisa dihadirkan, KPU terpaksa mencoret keanggotaan mereka dalam daftar kepengurusan partai.

Ketua KPU Kendari, Ade Suerani mengatakan Vertual adalah kelanjutan dari verifikasi sebelumnya. Yang mana, KPU akan mengecek langsung kepengurusan Parpol termasuk mengunjungi keanggotaan Parpol berdasarkan salinan kartu tanda penduduk (KTP)-nya. Pencocokan ini dilakukan di rumah masing-masing anggota Parpol. Sejauh ini, KPU belum menemukan keberadaan anggota Parpol yang menjadi sampel.

“Dari 46 anggota PSI, masih terdapat 27 yang belum ditemui. Di mana sebanyak 18 anggota telah dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan satu tidak memenuhi syarat (TMS) karena telah meninggal dunia. Sementara Perindo, tersisa 23 anggota yang belum diverifikasi,” jelas Ade Suerani selasa (26/12).

KPU Kendari kata dia, telah menyampaikan secara tertulis ke masing-masing partai. Yang mana, meminta Parpoluntuk segera menghadirkan nama-nama tersebut untuk diverifikasi. Pasalnya, hasil verifikasi keanggotaan Parpol ini akan berimbas pada laporan akhir. Pada tahapan ini ada tiga item yang diprioritaskan yakni, kepengurusan Parpol, keanggotaan dan kantor sekretariat.

Mengenai hal ini lanjutnya, KPU Kota Kendari memberikan kesempatan untuk dihadirkan hingga batas akhir verifikasi faktual yakni 4 Januari 2018. Jika pada batas akhir tersebut tidak hadir, maka yang bersangkutan dinyatakan tidak memenuhi syarat, dalam arti keanggotaannya di partai tersebut dicoret. “4 Januari 2018 itu batas akhir. Untuk saat ini, hasilnya belum bisa dipublis,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Kendari, Hayani Imbu menuturkan hal yang sama. Menurutnya, ada konsekuensi yang diterima Parpol. Untuk itulah, ia berharap Parpol segera menghadirkan anggota Parpol yang akan diverifikasi sebelum tanggal 4 Januari 2018. “Secara nasional bahwa itu 75 persen untuk provinsi atau 9 kabupaten/kota minimal kepengurusan agar bisa ikut Pemilu 2019,” tegasnya.

Ketua DPC PSI Kota Kendari, Muhammad Aswad Rivaldi tak menipis hal itu. Namun ia tetap optimis keanggotaannya bakal memenuhi syarat. Makanya, ia mengaku telah menyurati anggota tersebut untuk hadir dalam verifikasi KPU. “Namun karena satu dan lain hal mereka berhalangan hadir. Tapi, 3 Januari nanti kita akan panggil untuk diverifikasi oleh KPU lagi,” tandasnya. (b/wan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top