SIKP Bantu Pendanaan UMKM – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

SIKP Bantu Pendanaan UMKM

Suasana sosialisasi KUR dan Pembiayaan Usaha Mikro lingkup Sultra di aula Kanwil DJPb Sultra, Kamis (21/12) lalu. Foto: Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peran strategis dalam perkembangan ekonomi. Kehadiran UMKM mampu mendongkrak jumlah lapangan pekerjaan juga daya serap tenaga kerja yang cukup tinggi. Selain itu, kontribusinya juga besar untuk Produk Domestik Bruto (PDB). Sayangnya, pelaku UMKM kerap menemui kendala, salah satunya adalah akses pembiayaan. Menjawab hal itu, diciptakanlah Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) untuk mudahkan akses permodalan usaha.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sultra, Ririn Kadariyah mengatakan, UMKM jelas butuh modal untuk kembangkan usaha. SIKP memuat data lengkap tentang masyarakat pelaku UMKM secara detail. Data yang ada pun bisa diakses oleh bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan lembaga keuangan penyalur Ultra Mikro (UMi).

Dengan demikian, mereka mengetahui pasti UMKM mana yang butuh bantuan modal dan segera ditindaklanjuti. Masing-masing pemerintah daerah sudah diberikan akses, user name dan password sudah ada. Selanjutnya mereka bisa memonitor jumlah pelaku usaha di wilayah naungannya, siapa saja dan hal detail lainnya seputar pelaku UMKM. “Nah dengan sosialisasi ini kami harap pemerintah daerah bisa lebih berperan aktif untuk ikut mendorong UMKM,” ujarnya dalam acara Sosialisasi KUR dan Pembiayaan Usaha Mikro Lingkup Sultra, Kamis (21/12) lalu di Aula Kanwil DJPb Sultra.

Sejatinya pemerintah telah mengupayakan yang terbaik sejauh ini, dan subsidi bunga melalui program KUR dan pembiayaan UMi adalah dua diantaranya. Lebih detail, UMi untuk usaha skala sangat kecil. Pasalnya, mereka juga butuh bantuan pembiayaan dan tidak mungkin datang ke bank karena hanya butuh modal kecil, rata-rata di kisaran Rp 3-5 jutaan saja. Di sisi lain, bank juga memberikan ketentuan harus ada agunan. Pengusaha kecil tentu tidak mampu. Untuk itu dibuatlah satu skema baru untuk memudahkan pengusaha kecil berbentuk UMi.

Menurutnya, penyaluran kredit produktif Sultra masih didominasi sektor perdagangan. Ia harap, sektor lainnya juga didorong utamanya perikanan karena Sultra notabene sebagai provinsi kepulauan. Potensi laut bumi anoa amat luar biasa. Jika didukung maksimal tentu akan lebih maju, jadi tak monoton di perdagangan saja.

Ia akui, perbankan sangat selektif dalam penyaluran kredit produktif namun itu sudah tepat untuk kurangi risiko kredit macet. Makanya, bagi pelaku usaha yang belum bisa mengakses bank dilayani dengan UMi.

“UMi disalurkan oleh pemerintah pusat melalui satu badan layanan umum bernama Pusat Investasi Pemerintah. Dari situ disalurkan lagi ke lembaga keuangan bukan bank, yakni Pegadaian, Bahana Artha Ventura dan Permodalan Nasional Madani. Lembaga inilah yang selanjutnya menyalurkan dana ke masyarakat secara berkelompok atau bisa juga lewat koperasi,” tambah Ririn.

Selain itu, pembiayaan UMi ada pendampingan. Karena mereka adalah masyarakat yang tidak seberapa paham cara membuat pembukuan dan lainnya, jadi langsung dikunjungi sehingga mereka tidak perlu bolak-balik ke bank ataupun lembaga keuangan lainnya.

Lebih jauh, target nasional penyaluran kredit produktif dari tahun ke tahun terus mengalamai peningktan. Pada tahun 2016, sejumlah Rp 100 triliun, lalu naik lagi Rp 110 triliun pada tahun 2017 dan tahun depan meningkat lagi jadi Rp 120 triliun.

Sekali lagi ditegaskan bahwa UMKM wajib dikembangkan, sebab jika UMKM kuat maka ekonomi Sultra pun lebih cepat meningkat statusnya. Dari data Organisation for Economic Co-operation and Development, UMKM mampu menyumbang 60-70 persen dari total lapangan kerja di mayoritas anggota OECD. Sementara fakta di Indonesia, 99,9 persen usaha di Indonesia adalah UMKM, yang mampu menyediakan 97,2 persen lapangan kerja dan menyumbang 59,1 persen PDB. “Masihkah kita akan diam. Tidak, kita harus bangun sinergi untuk majukan ekonomi daerah lewat UMKM,” tutupnya. (feb/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top