Pariwara
Metro Kendari

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kapolda Sultra Minta Semua Elemen Wajib Koordinasi

Kapolda Sultra, Brigjen Andap Budhi Revianto (tengah) saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan (Pam) Natal 2017 dan tahun baru 2018 di Aula Dhacara Polda Sultra, Senin (18/12). Kapolda minta seluruh elemen mengutamakan koordinasi dalam pengamanan. Foto: Adwin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Perayaan hari raya Natal bagi umat Kristiani tersisa 7 hari lagi dan tahun baru masih 13 hari lagi. Hampir dipastikan aktivitas warga di Sultra dan khususnya Kota Kendari akan kian meningkat pada dua momentum itu. Termasuk kepadatan arus lalu lintas diprediksi meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

Kapolda Sultra, Brigadir Jenderal (Brigjen) Andap Budhi Revianto mengatakan untuk mengantisipasi meningkatnya arus lalu lintas menjelang perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018, semua Polres jajaran dan pemerintah daerah mesti melakukan operasi pengamanan. Hal ini untuk mengurai kemacetan dan mengantisipasi angka kecelakaan lalu lintas disetiap daerah.

“Semua pihak wajib melakukan koordinasi, demi keamanan daerah Sultra dalam menyambut perayaan Natal dan tahun baru nanti,” ujar Kapolda Sultra, Brigjen Andap Budhi Revianto usai menggelar rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan (Pam) Natal 2017 dan tahun baru 2018 di Aula Dhacara Polda Sultra, Senin (18/12).

Brigjen Andap Budhi Revianto menegaskan upaya pengamanan dalam dua momentum itu sesuai dengan petunjuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian ketika menggelar Video Conpress, senin (18/12) yang diikuti Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam rapat koordinasi itu, beberapa penekanan yang harus dilakukan dalam pengamanan Natal dan tahun baru. Misalkan, kepolisian siaga dibeberapa tempat ibadah saat natal, mengurai arus lalu lintas jalan, larangan konvoi dan imbauan kepada para ormas yang ada di Sultra. Pengamanan dilakukan bersama, Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya.

Mengutip pernyataan Kapolri, Kapolda Sultra Brigjen Andap Budhi Revianto menegaskan bahwa Operasi Lilin tahun ini akan menindak tegas preman yang mencoba melakukan aksi yang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurut dia, segala sesuatu yang dapat merusak momen perayaan Natal dan tahun baru harus dibersihkan. “Untuk itu, saya harapkan semua elemen harus berkoordinasi. Didaerah, tempat-tempat hiburan malam juga diamankan. Pokoknya kita semua berkoordinasi, demi menjaga kondisi Kamtibmas di Sultra,”tegas pengganti Brigjen Agung Sabar Santoso itu.

Brigjen Andap Budhi Revianti menjelaskan dalam mekanisme pengamanan nanti, semua jalur-jalur dan titik-titik kemacetan yang ada harus diperhatikan. Karena tingkat keramaian yang tinggi dalam momen tahun baru bisa memicu hal-hal yang tidak diinginkan. Dia meminta Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan membuat posko-posko di beberapa titik. Ini untuk melayani masyarakat yang mudik.

Kapolda sangat yakin apabila semua bisa dilakukan secara terkooridnasi maka tindak kejahatan dalam perayaan Natal dan tahun baru yang berpotensi muncul dapat dicegah. Dia berharap semua pihak mau mengambil keputusan bersama-sama, dalam menjalankan operasi. “Para pimpinan di pusat sudah menegaskan bahwa kita di daerah harus berkoordinasi, salah satunya mengambil keputusan bersama dalam pengamanan. Jadi, kalau itu terlaksana, keamanan di daerah kita akan terjaga dengan baik,”ungkapnya

Sementara itu, secara teknis hasil dari pemantapan rapat menurut Wakapolda Sultra, Kombes Winarto bahwa pelaksanaan Operasi Lilin nanti dikoordinasikan kepada TNI dan sejumlah intansi terkait lainnya. Pelaksanaan operasi akan digelar selama 10 hari, mulai 23 Desember 2107 hingga 1 Januari 2018.

Operasi ini akan melibatkan 3.596 personel Polri, 1500 TNI dan sisanya 2.096 dari intansi lain. Mekanisme operasi tidak jauh beda dengan Operasi Ramadaniyah pada bulan suci lalu. Objek-objek vital yang dianggap rawan harus dijaga. “Mengecek setiap gereja. Pelarangan konvoi dan pengamanan premanisme ditempat tempat hiburan malam,” ujar Kombes Winarto, senin (18/12).

Dalam rapat koordinasi dihadiri TNI AD, TNI AU, TNI AL, Dinas perhubungan, Basarnas, Jasaraharja, Pertamina, dan beberapa intansi lainnya. Rapat tersebut pula juga dihadiri Plt.Gubernur Sultra, Brigjen Purn H. Saleh Lasata. (ade/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top