Pariwara
Edukasi

Rayakan Maulid, STIK Avicenna Gelar Lomba Male

Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos
Suasana lomba male yang diikuti sivitas akademika STIK Avicenna Kendari.

KENDARIPOS.CO.ID — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Avicenna Kendari merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seperti tahun-tahun sebelumnya, lembaga ini kembali mengadakan lomba merangkai Male yang berlangsung Sabtu (16/12) lalu. Perayaan maulid nabi ini, melibatkan internal kampus STIK Avicenna, baik jajaran pejabat, dosen maupun mahasiswa. Sementara lomba diikuti oleh tujuh Program studi (Prodi), satu Unit Pelaksana Teknis dan dua lembaga (gabungan dari beberapa lembaga).

Jadi, secara total ada 10 Male yang dinilai oleh juri. Alhasil di akhir acara, Prodi D3 Kebidanan keluar sebagai juara pertama karena dianggap paling sesuai kriteria. “”Mahasiswa diajak untuk berpartisipasi dalam membuat male dan ini sangat bermakna,” ungkap Ketua STIK Avicenna, dr. Marzuki Hanafi Bantayan.

Menurut Marzuki, maulid nabi mengingatkan pada nilai keteladanan Rasulullah dan ini patut diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam tausiahnya, Dr Abdul Gafar mengungkapkan beberapa poin keteladanan Rasul dan paling tidak substansi poin-poin penting tersebut dapat jadi dilaksanakan satu tahun ke depan.

Sementara dari sisi standar kelulusan, STIK Avicenna menerapkan secara terstruktur ujian lisan, tertulis maupun keterampilan di laboratorium. Selain itu, ada pula standar kelulusan nasional yang mulai diterapkan yakni uji kompetensi yang berlaku bagi program studi profesi, meliputi D3 Kebidanan, D3 Keperawatan, S1 Kesehatan Masyarakat dan Profesi Ners.

“Nah, keempat Prodi tersebut harus lewati tahap uji kompetensi nasional. Artinya, jika mahasiswa lulus di uji kompetensi nasional tersebut menandakan bahwa standar kompetensi mereka yang lulus sama dengan seluruh jebolan empat prodi seIndonesia,” tambahnya.

Sebelum lulus uji kompetensi maka yang bersangkutan belum dizinkan menjalankan praktik. Jadi ini mutlak harus diikuti. Ketua Panitia, Syahlan Herman, SSi.APt. menambahkan, tema yang diusung adalah Dengan Hikmah Maulid Mari Kita Tingkatkan Semangat Kebersamaan dan Kesatuan Umat yang Ber-Uswatun Hasanah. Alasannya, agama Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia.

Di sisi lain, Islam justru terbagi dalam kelompok-kelompok. dan fatalnya kampus adalah sasaran empuk perkembangan aliran keras. Menurutnya, maulid nabi harus dijadikan momen untuk mempersatukan semua pemeluk Islam. Dimana, Islam adalah umat yang mayoritas dan jangan sampai pengkotak-kotakan tersebut menyebabkan umat Islam terpecah belah.

“Nah, lomba merangkai Male adalah cara kami untuk menguatkan tali persaudaraan,” ungkapnya. Sementara penilai adalah Ketua Ika Boga Sultra, Nani Syahta Ginting dan salah satu dosen Ilmu Gizi, Supiati, MPH. Setiap tahun lomba Male rutin digelar dengan penilai yang sangat kompeten. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top