Pariwara
Kolaka Utara

PAD Kolut Memprihatinkan

H. Nur Rahman Umar

KENDARIPOS.CO.ID — Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dari berbagai sektor, sejak tahun 2016 hingga 2017 ini sangat minim dan memprihatinkan. Kondisi itu harus mendapat perhatian serius dari seluruh stakeholder, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) agar bisa mengembangkan diri. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kolut, H. Nur Rahman Umar pada Musrenbang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2017-2022 di Aula Islamic Centre Masjid Agung Bahru Rasyad Wal Ijtihat, Sabtu (16/12).

Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan garis-garis besar susunan RPJMD dengan orientasi program-program andalan untuk mewujudkan Kolut menuju masyarakat madani. Kata Nur Rahman, potensi perekonomian Kolut jika ditinjau dari PDRB 2016 sebesar 7,69 persen, masih mengungguli PDRB Provinsi yang hanya 6,51 persen. Namun jika ditinjau lebih jauh mulai 2012-2017 justru mengalami inflasi dengan rata-rata 4,51 persen. “Itu perkembangan bruto konstribusi pada PDRB daerah,” bebernya.

Dari semua sumber pendapatan ditempati pertanian secara luas, perikanan dan kehutanan yang berkontribusi besar bagi daerah, disusul pertambangan.

Namun anehnya, PAD justru tak terealisasi. Imbasnya, masa depan pegawai dibanding daerah lain, belum membaik. “Janganlah tinggalkan saya dengan pindah ke daerah lain hanya karena statusnya belum cerah. Mari bantu saya dan kita kerja bersama-sama dengan hati ikhlas berjuang untuk daerah,” pintanya.

Lanjut pasangan duet H. Abbas itu, gambaran proses pengalokasian dana APBD Kolut masih cukup bagus menempati 96 persen. Ia bahkan tidak meragukan kepiawaian para OPD soal belanja untuk menghabiskan anggaran. Meski, tahun sebelumnya sempat terdapat sisa anggaran. “Saya tidak pernah ragu kalau teman OPD membelanjakan uang pasti habis,” ujarnya.

Di 2018 mendatang pihaknya telah mematok kemampuan keuangan yang lebih tinggi. Namun OPD diminta sabar, karena terpaksa harus mengalami pengurangan anggaran untuk dialihkan ke sektor perkebunan sebagai konsentrasi program periode pertama dirinya bersama Wakil Bupati, H. Abbas. “Karena saya yakin sukses kakao ini imbasnya akan berdampak pada semua sektor,” pungkasnya. Musrembang tersebut berlangsung sehari yang dihadiri seluruh perangkat daerah. Wabup, H. Abbas menutup kegiatan tersebut. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top