Pariwara
Bombana

Diklaim Mundur, Posisi Kadisdukcapil Bombana Dilelang

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Pegawai yang bertugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ternyata mendapat perlakuan istimewa dari Kementerian Dalam Negeri. Salah satunya adalah, mereka tak bisa dimutasi. Jangankan pegawai yang menduduki jabatan eselon, mereka yang berstatus staf saja, dilarang untuk dipindahkan tanpa seizin Mendagri.

Larangan pindah atau dimutasi pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil ini berdasarkan Keputusan Mendagri (Kep Mendagri) Nomor 471-173 Tahun 2016 untuk Permendagri Nomor 76 Tahun 2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama selaku kepala Disdukcapil kabupaten/kota.

Namun khusus di Bombana, jabatan Kadisdukcapil dipastikan diganti. Sebab dalam ujian terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama saat ini, instansi yang mengurusi kependudukan dan pencatatan sipil itu, menjadi salah posisi yang dilelang. Padahal, sampai saat ini, Siswadi Alie Hasan, Kepala Disdukcapil Bombana, masih menduduki jabatan tersebut dan belum memasuki masa persiapan pensiun.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bombana, Rusman Idja, tak menampik hal itu. Menurut dia, pihaknya punya alasan sehingga jabatan Kadisdukcapil itu turut dilelang. Salah satu pertimbangannya adalah, Siswadi Alie Hasan dianggap telah menyatakan mundur dari jabatannya.

“Kami harus lelang, karena yang bersangkutan (Siswadi Alie Hasan) sudah melayangkan surat pengunduran diri,” katanya. Dari surat tersebut sambung Rusman, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan bermohon ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melelang jabatan Disdukcapil. Komisi ASN ini pun menyetujui dengan mengeluarkan surat rekomendasi.

Namun alasan mundur ini tidak diakui Siswadi Alie Hasan. Ditemui diruang kerjanya akhir pekan lalu, Siswadi mengatakan, dirinya tidak pernah membuat surat pengunduran diri dari jabatan sebagai Kepala Disdukcapil. “Tidak tahu kalau ada orang lain yang sisipkan dan saya tanda tangani,” kelitnya.

Namun begitu, Siswadi tidak mau panjang lebar mempersoalkan rencana pergantian jabatannya itu. Menurut dia, jabatan yang didudukinya saat ini hanya merupakan amanah dan titipan sesaat. Kapan dan dimanapun bisa digantikan sesuai keinginan pimpinan. “Jabatan itu hanya sesaat, kapan saja bisa dicopot. Yang pasti mengenai surat pengunduran diri itu, saya tidak pernah buat dan ajukan pada siapapun,” tegasnya. (b/nur)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top