Pariwara
Ekonomi & Bisnis

Tiga Perusahaan Jamin Petani Konsel Dari Risiko Perubahan Iklim dan Bencana Alam

Wa Ode Sitti Febriani/ Kendari Pos
Ki-ka: Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sultra, H. Sarifuddin Safa’a, Chief of Party USAID-APIK, Paul Jeffrey, Sr. Assistant Vice President Micro Insurance and Agriculture Insurance PT Asuransi Central Asia (ACA), Jakub Nugraha, Regional Sales Manager-Sulawesi, Bahtiar Manadjeng dan Direktur Pemasaran bank Sultra, Depid, foto bersama usai penandatanganan kerjasama di Plaza Inn Hotel Kendari by Horison, Selasa (12/12) lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Sultra kaya potensi pertanian dan perikanan. Namun, dua potensi tersebut paling rentan terhadap perubahan iklim dan cuaca karena produktivitas petani dan nelayan berisiko terganggu jika alam kurang bersahabat. Kasus riil, beberapa waktu lalu intensitas hujan tinggi sehingga gagal panen dan gagal tangkap. Makanya petani dan nelayan Sultra harus dikuatkan.

Kali ini, petani Konawe Selatan (Konsel) kebagian jatah, Bank Sultra bersama Syngenta dan PT Asuransi Central Asia (ACA) Insurance, dukung penuh aksi yang dilancarkan oleh United States Agency for International Development (USAID) lewat program
Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK). APIK adalah program berdurasi lima tahun dari USAID yang ingin membantu Indonesia dalam pengelolaan risiko bencana dan iklim. Jadi, secara khusus dibuat kesepakatan dengan Bank Sultra, ACA dan Syngenta untuk menjalankan program pertanian cerdas iklim pada budidaya jagung di Kabupaten Konsel. Jadi, perusahaan sengaja digaet untuk alokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi petani lokal.

“USAID-APIK membantu pemerintah Indonesia dalam mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana dari level lokal sampai nasional,” ungkap Chief of Party USAID-APIK, Paul Jeffrey, Selasa (12/12) lalu, saat Bisnis Gathering bersama pelaku usaha dan stakeholders Sultra, di Plaza Inn Hotel Kendari by Horison.

“Dengan pendekatan bentang lahan, APIK juga langsung bersama masyarakat dan perusahaan swasta untuk secara proaktif mengelola risiko bencana terkait iklim serta memperkuat kapasitas pemangku kepentingan dalam memahami dan mengomunikasikan informasi iklim,” tambahnya.

Direktur Pemasaran Bank Sultra, Depid mengatakan, bank pembangunan daerah memikul misi khusus pengembangan sektor-sektor potensial Sultra. Rendahnya kapasitas petani, nelayan dan masyarakat untuk adaptasi perubahan iklim secara langsung maupun tidak langsung tentu berdampak pada kinerja Bank Sultra

“Selama ini analisis risiko yang digunakan oleh Bank Sultra masih terbatas pada aspek karakter, kapasitas, kapital, kondisi ekonomi dan agunan atau collateral yang biasa dikenal dengan 5C terhadap nasabah. Sementara sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim dan cuaca membutuhkan analisis tersendiri,” urainya.

Maka untuk mendukung upaya Bank Sultra

Sultra

SultraSultraSultra

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top