Pariwara
Konawe

BPBD Siaga Antisipasi Cuaca Ekstrem di Konawe

HELSON MANDALA PUTRA/KENDARI POS
Simulasi tanggap bencana yang digelar BPBD Konawe dalam menghadapi cuaca ekstrem.

KENDARIPOS.CO.ID — Cuaca tak menentu serta banyaknya daerah yang masuk zona rawan banjir di Kabupaten Konawe, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), semakin waspada. Untuk meningkatkan peluang korban selamat, pihak BPBD mulai melakukan simulasi penanganan bencana yang melibatkan masyarakat, pejabat tinggi, serta instansi terkait seperti TNI, Polres Konawe, Dinas Sosial, Satpol PP dan Damkar, Basarnas, Dinas Kesehatan, BLUD RSUD Konawe, termasuk PMI.

Wakil Bupati Konawe, Parinringi yang turut mengikuti simulasi tanggap bencana tersebut mengakui, kegiatan itu memang penting dilakukan. Sebab pengalaman sebelumnya, Konawe kerap dilanda banjir. “Dengan simulasi ini, diharapkan peluang bertahan hidup masyarakat lebih tinggi, dan koordinasi antar sektoral bisa lebih padu menanggapi bencana,” ungkapnya, rabu (13/12).

Kepala BPBD Konawe, Jahiuddin juga mengungkapkan, karena daerah itu menjadi langganan banjir setiap musim hujan berkepanjangan, maka simulasi kali ini fokus pada penanganannya. Dalam simulasi itu, pihaknya menekankan koordinasi dari tim penanggulangan bencana, kepada pemerintah daerah dan beberapa instansi terkait. Supaya ketika terjadi banjir, seluruh korban bisa segera dievakuasi.

“Begitu juga BPBD bisa langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) melakukan pencarian dan penyelamatan korban di lapangan,” ujarnya. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim lalu mengeluarkan SK tanggap darurat, sebagai perintah kepada semuanya untuk membantu evakuasi korban bencana.

“Intinya supaya kita semua, baik SKPD, pemerintah, masyarakat dan instansi lintas sektor bisa cepat bertindak dan tangguh menangani bencana banjir. Terpenting, semua lintas sektor bisa terkoordinasi dengan baik, supaya tak ada ego dan satu perintah. Maka, yang dilakukan adalah perencanaan, teknik evakusi, teknik penyelamatan, sampai ketika bupati menerima laporan dari TRC BPBD Konawe,” jelasnya.

Sesuai informasi BMKG, Konawe harus siaga dalam menghadapi musim hujan dengan instensitas tinggi. Daerah lumbung beras itu memang diapit dua sungai besar, yaitu Konawe Eha dan Lahambuti. “Maka ketika sungai itu bobol, akan ada banyak daerah yang terkena banjir,” tandasnya. (b/hel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top