Pariwara
Politik

Sjafei Kahar Lobi Golkar Lewat Agung Laksono

Bakal calon wakil gubernur Sultra, Sjafei Kahar (kanan) bertemu “seniornya” Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono. Mantan Bupati Buton minta restu maju pilgub. Ilustrasi/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Dukungan Partai Golkar ke pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas mulai goyah. Sejak Setya Novanto terlilit kasus hukum hingga akhirnya mundur dari Ketua Umum Golkar, dukungan partai beringin ke pasangan berakronim AMAN terus digoyang. Puncaknya, saat pengurus Golkar Sultra menggelar rapat internal dua pekan lalu di kantor DPD Golkar Sultra.

Rekomendasinya adalah Ali Mazi harus memilih tiga nama bakal calon wakil dari Golkar. Mereka adalah Ketua Harian DPD I Golkar Muh Algazali, Sekretaris Muh Basri dan Dewiyanti Tamburaka. “Pilihannya adalah Ali Mazi mengambil salah satu dari tiga nama ini atau kalau tetap ngotot (bersama Lukman Abunawas,red), maka dukungan Golkar dicabut,” tegas Muh Algazali, Ketua Harian Golkar Sultra.

Belum selesai kisruh itu, muncul lagi kader senior Golkar Ajafei Kahar yang ikut mengejar partai Golkar. Dia malah sudah bertemu Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono. Mantan Bupati Buton ini meminta restu “seniornya” itu untuk maju pilgub Sultra. “Minta dukungan untuk bertarung di pilgub Sultra,” ujarnya.

Pasangan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar memang sejauh ini sudah mengantongi dukungan Demokrat dengan 6 kursi. Masih butuh tiga kursi lagi, sehingga keduanya terus bergerilya mencari dukungan. Selain Gerindra, Golkar juga menjadi bidikan. Peluang Sjafei Kahar untuk mendapat dukungan Golkar terbuka, mengingat dia punya hubungan baik dengan petinggi beringin. Ditambah lagi, Setnov yang merekomendasikan AMAN sudah mengundurkan diri.

Adanya pertemuan Agung dengan Sjafei Kahar disikapi serius Ketua Harian Partai Golkar, Nurdin Halid. Dia mengingatkan agar semua elemen menghormati keputusan DPP Golkar. “DPP sudah memutuskan mengusung Ali Mazi-Lukman Abunawas di pilgub Sultra. Jadi, kalau ada informasi lain, itu hanya klaim saja,” tegas Nurdin Halid, senin (11/12).

Sebelumnya, Lukman Abunawas juga menanggapi santai sikap kader Golkar Sultra yang menginginkan dirinya “lengser” atau berpisah dengan Ali Mazi dalam pertarungan pilgub, tahun depan. “Pasangan AMAN (Ali Mazi-Lukman) sudah final, tidak bisa diganggu gugat lagi,” tegas Lukman Abunawas. Mantan Bupati Konawe dua periode ini menjelaskan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sudah mengeluarkan rekomendasi yang sah. Sehingga, mestinya semua pihak menghargai komitmen itu. (b/yog)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top