Pariwara
Nasional

Kemenhub Matangkan Persiapan Hadapi Tahun Baru

Budi Karya Sumadi

KENDARIPOS.CO.ID — Rencana operasi dan kesiapan angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 akan disampaikan minggu depan. Kementerian Perhubungan akan matangkan dan identifikasi lokasi titik-titik yang rawan macet dan berusaha untuk mencarikan solusi.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Desa Karangasem, Gunungkidul, Sabtu (9/12). Menurut Budi, beberapa hal yang menjadi critical point akan diedukasi sejak awal. “Bagaimana kami mengedukasi pengusaha truk, pengusaha bus, pengusaha kendaraan bahwasanya kendaraannya itu harus laik jalan,” ujar Budi.

“Kami akan lakukan rampcheck secara rutin serta intensif dan penertiban bagi kendaraan yang tidak laik jalan, karena dari identifikasi kendaraan-kendaraan umum itu banyak sekali yang tidak laik,” imbuh Budi. Lebih lanjut, mengenai jalur, titik lokasi rawan macet, saat ini Budi telah menugaskan kepada seluruh Direktur Jenderal di lingkungan Kemenhub untuk mengidentifikasi masalah. “Intinya kami (Kemenhub) sudah siap,” tandas Budi. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan juga makin intens melaksanakan ramp check kendaraan angkutan barang kemarin (10/12) di Pool PT. Puninar Logistik, Jl. Raya Cakung Cilincing. Selain di tempat tersebut, ada 23 Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang juga melakukan ramp check. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan keselamatan bertransportasi.

Minggu (10/12) dilakukan pemeriksaan terhadap 665 kendaraan. Dari jumlah tersebut yang dinyatakan lulus sebanyak 208 kendaraan atau sekitar 31,3 persen. Sisanya ditilang dan baru diijinkan jalan apabila sudah memperbaiki kerusakan minor ataupun melengkapi surat-surat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan penyebab kecelakaan lalu lintas secara umum disebabkan oleh beberapa faktor antara lain manusia, kendaraan, lingkungan dan jalan. ”Salah satu faktor kecelakaan dari kendaraan, yaitu kondisi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan,” kata Budi.

Pada saat libur hari raya maupun libur lainnya, memiliki karakteristik pergerakan masyarakat yang besar. Sehingga dikhawatirkan akan meningkatkan potensi kecelakaan di wilayah-wilayah tertentu apabila tidak diantisipasi.
Kegiatan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (ramp check) bertujuan untuk menurunkan kejadian dan fatalitas kecelakaan lalu lintas yang khususnya melibatkan angkutan barang. ”Selain itu juga mewujudkan komitmen para stakeholder untuk menerapkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan sebagai sebagai kebutuhan dan tanggung jawab bersama,” ungkapnya. Dalam pelaksanaan ramp chek, selain melibatkan personel dari Ditjen Hubdat, juga Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Penguji Kendaraan Bermotor dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

”Pemeriksaan dilakukan terhadap tiga unsur, yaitu unsur administrasi, unsur teknis utama dan unsur teknis penunjang untuk memastikan kendaraan yang diperiksa laik jalan,” kata Budi. Unsur Administrasi meliputi kartu izin muatan, kartu izin STUK, dan SIM. Unsur Teknis Utama diantaranya terkait sistem penerangan, sistem pengereman, badan kendaraan, ban, perlengkapan, dan dimensi muatan. Sementara unsur teknis penunjang yakni pengukur kecepatan, sistem penerangan, badan kendaraan, serta perlengkapan kendaraan. ”Diharapkan dengan pelaksanaan ramp check, keselamatan bertransportasi dapat terwujud,” imbuhnya. (lyn/chi/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top