Giliran Hanura-PPP Terbitkan SK Dukungan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Politik

Giliran Hanura-PPP Terbitkan SK Dukungan

Ketua DPW PPP Sultra, Abdul Rasyid Syawal menyerahkan SK dukungan PPP kepada bakal calon gubernur Sultra, Ir Asrun di Jakarta, rabu (6/12). Foto: Pengurus PPP for Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pasangan Asrun-Hugua makin di atas angin. Keduanya mampu meyakinkan mayoritas partai politik (parpol) untuk memberikan dukungan dalam pemilihan gubernur (pilgub) Sultra, tahun depan. Faktanya, setelah PAN, PDIP dan PKS, kini giliran Partai Hanura dan PPP juga mengeluarkan surat keputusan (SK) mengusung duet dua insinyur ini.

SK Hanura dan PPP diberikan langsung ketua partai masing-masing kepada bakal calon gubernur, Ir Asrun di Jakarta, rabu (6/12). SK dukungan Hanura diserahkan Sabri Manomang sedangkan SK PPP diberikan Ketua DPW PPP Sultra Rasyid Syawal. Bergabungnya dua parpol ini, sehingga dukungan Asrun-Hugua kini berjumlah 24 kursi. Itu artinya, lebih dari setengah parpol pemilik kursi di DPRD Sultra sudah dikuasai.

Ketua DPD Hanura Sultra, Muhammad Sabri Manomang memastikan sekaligus membenarkan arah dukungan tersebut. Kata dia, sebenarnya SK dukungan tersebut sudah terbit sejak 30 Oktober lalu. Hanya saja, karena melihat waktunya belum tepat, sehingga baru sekarang diserahkan. “SK dengan nomor S.Kep B.037/DPP-Hanura/X/2017 ini ditandatangani langsung Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang dan Sekjen Sarifuddin Suding,” ungkap Sabri Manomang saat dihubungi dari Jakarta, tadi malam (6/12).

Lalu mengapa bukan DPP Hanura yang serahkan? Menurutnya, DPP sudah memberikan kuasa kepada pengurus ke daerah untuk menyerahkan SK tersebut kepada figur yang didukung. “Komunikasi sebelumnya sudah terbangun. Jadi, penyerahan SK ini hanya peresmian dukungan saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam menentukan dukungan, pihaknya memiliki beberapa alasan dari 10 kandidat yang ‘melamar’ kepada partai. Kendati, para figur sangar baik tapi Asrun-Hugua adalah yang paling terbaik. Diantaranya, hasil survei DPP Hanura, Asrun-Hugua paling tertinggi elektabilitasnya dibanding figur lain. Kedua, Asrun yang merupakan mantan Wali Kota Kendari dan Hugua mantan bupati Wakatobi sangat sukses memimpin selama menjabat di daerah masing-masing. “Dan terpenting juga, kita menampung aspirasi kader internal partai, baik ditingkat DPD maupun DPC kabupaten/kota se Sultra. Mereka semua mendukung Asrun-Hugua,” terangnya. Lanjut dia, pasangan Asrun-Hugua adalah yang paling komplit. Sukses membangun dan sederet penghargaan berhasil didapatkan.

Ketua DPD Hanura Sultra, Muh Sabri Manomang (kiri) menyerahkan SK dukungan Partai Hanura kepada bakal calon gubernur Sultra, Ir Asrun di Jakarta, rabu (6/12). Pengurus Hanura for Kendari Pos

Sedangkan, Hugua adalah sosok yang tak kalah jauh hebat dengan Asrun. Ketua DPD PDIP itu mampu mengangkat destinasi wisata, perikanan dan maritim Wakatobi hingga dikenal di mancanegara. “Olehnya, kita berharap mudah-mudahan dengan bergabungnnya Hanura, mampu membawa kemenangan nyata di pilgub nanti,” katanya.

Setelah DPP Hanura memutuskan untuk mengusung Asrun-Hugua di pilgub, tentu instruksi memenangkannya melalui kader Hanura adalah sesuatu hal yang wajib. “Jadi, kepada semua kader (Hanura) harus all out memenangkan Asrun-Hugua. Kalau tidak atau kalau ada kader yang membandel kita akan sanksi bahkan sampai pemecatan sebagai kader partai,” tegasnya.

Semada disampaikan Ketua DPW PPP Sultra, Abdul Rasyid Syawal. Kata dia, PPP yang memiliki 2 kursi di DPRD Sultra resmi mengusung Asrun-Hugua di pilgub. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena DPP merestui usulan kami (PPP Sultra,red), yang menginginkan mengusung Asrun-Hugua,” kata Rasyid, rabu (6/12).

Anggota DPRD Sultra ini menambahkan, sejatinya memang ada beberapa nama yang mendaftar dan mengikuti segala proses mekanisme partai sebelumnya. Namun, diantara kandidat tersebut hanya Asrun-Hugua yang memiliki koalisi yang mencukupi bahkan lebih dari syarat minimun dipersyaratkan KPU.

Koalisi dengan Asrun, lanjut dia sudah terjalin sebelumnya. Pasalnya, saat Asrun maju wali kota dua periode di Kota Kendari Kendari, PPP juga menjadi salah satu parpol pengusung. “Kami melihat pak Astun sukses memimpin Kota Kendari. Kita harapkan ke depan untuk Sultra juga bisa lebih baik,” ucapnya.

Olehnya, sesuai perintah DPP PPP sebagaimana yang tercantum dalam SK usungan partai harus mendukung penuh. Dengan demikian, seluruh kader di 17 kabupaten/kota harus memenangkan keputusan DPP tersebut. “Ini (Keputusan DPP) akan kita konsolidasikan ke kader di Sultra. Untuk berjuang memenangkan Asrun-Hugua,” pesannya.

Masuknya Hanura dan PPP dalam deretan parpol pengusung Asrun-Hugua disambut gembira pendukung dan tim sukses. Ketua Tim Asrun-Hugua, Bahar mengaku pihaknya masih akan membangun komunikasi dengan parpol lain yang belum berikan dukungan, seperti Gerindra dan Hanura.

“Komunikasi untuk meyakinkan kedua parpol sudah dilakukan sejak lama. Sekarang tinggal kita menunggu keputusan dari partai-partai tersebut,” jelas Bahar, rabu (6/11). Lanjut dia, masuknya Hanura dan PPP menjadi penguat kemenangan Asrun-Hugua. “Bukan berarti kita ingin memborong semua partai. Mereka melihat realitas apa yang akan terjadi di pilgub Sultra. Namun, kita juga tidak bisa melarang mereka (partai) untuk bergabung,” tuturnya.

Langkah selanjutnya, Bahar mengungkapkan akan terus melakukan konsolidasi memperkuat kekuatan. “Terus konsolidasi, sembari menunggu sikap partai yang belum menentukan sikap. Kita tetap optimis bahwa pasangan Asrun-Hugua akan merebut kemenangan di pilgub Sultra 2018,” yakinnya.

Sebelumnya pengurus PKB Sultra maupun Gerindra sudah mengungkapkan akan mendung Asrun-Hugua di pilgub. Hanya saja, hingga kini belum ada SK resmi. Kalau ini terjadi, maka hampir pasti pilgub akan diikuti dua paslon. Namun bisa saja lawan kotak kosong kalau Golkar dan Demokrat juga mengalihkan dukungan. “Pastinya, sebelum pendaftaran di KPU semua bisa terjadi. Tapi sekali lagi, kami tak bermaksud borong parpol,” imbuhnya.

Lalu bagaimana sikap Gerindra? Ketua DPP Gerindra bidang Keuangan Haerul Saleh mengaku SK dukungan akan segera terbit. “Dalam waktu dekat, minggu ini kita harapkan sudah bisa keluar. Namun bisa bergeser minggu depan. Prinsipnya sebelum akhir bulan SK dukungan sudah keluar karena semakin dekat dengan waktu pendaftaran calon,” ujarnya di Jakarta, rabu (6/11).

Alasan sehingga DPP lama mengeluarkan rekomendasi di pilgub Sultra, kata dia karena mekanisme dan penilaian kepada para figur. “Masih terjadi tarik ulur. Namun dalam waktu dekat sudah akan keluar. Soal dukungan, semua kandidat masih berpeluang,” tandasnya. (b/wan/yog)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top