Penyidik Lengkapi Syarat Materil Tersangka Direktur PT. GKBT – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Penyidik Lengkapi Syarat Materil Tersangka Direktur PT. GKBT

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tak lama setelah menerima berkas yang dikembalikan jaksa, penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sultra bergegas melengkapi. Kekurangan syarat materik berkas tersangka Direktur PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas (GKBT), Ery Sujatim dilengkapi penyidik.

Keterangan saksi ahli terkait dugaan penyalahgunaan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) jenis slag sudah dituangkan dalam berkas penyidik sesuai petunjuk jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Dua petunjuk untuk melengkapi syarat materil dari Jaksa, sudah dipenuhi. Keterangan ahli dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dirjen Kementerian Lingkungan Hidup sudah masuk dalam berkas penyidikan.

Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Didik Erfianto membenarkan pemenuhan syarat materil tersebut. AKBP Didik mengatakan penyidik mengirim kembali berkas tersebut kepada jaksa untuk diteliti, Selasa (5/12).

Dalam kasus itu, AKBP Didik menjelaskan tersangka Direktur PT. GKBT, Ery Sujatim sudah diperiksa sebagai tersangka. Diakuinya, tersangka tak ditahan dengan alasan ancaman hukuman yang disangkakan di bawah empat tahun. “Kami sudah lengkapi berkasnya, dan sudah kami kirim,”kata AKBP Didik Erfianto, Selasa (5/12).

Dia berharap dengan terpenuhinya petunjuk jaksa itu, maka berkas penyidikan tersangka dapat dinyatakan lengkap atau P21 sehingga penyidik akan melimpahkan tersangka dan barang bukti pada tahap II. Dengan begitu secepatnya memasuki proses penuntutan. Menurut AKBP Didik Erfianto dalam perkara dugaan penyalahgunaan limbah B3, Ery Sujatim merupakan tersangka tunggal. “Yang jelasnya kita sudah gelar perkara dan kami sudah koordinasi dengan jaksa,” ungkapnya.

Sebelumnya, jaksa mengembalikan berkas Ery Sujatim dengan alasan ada beberapa petunjuk yang harus dilengkapi yakni soal asal muasal slag yang dipakai PT. GKBT selama beroperasi. Versi jaksa, harus ada ahli yang menerangkan bahwa slag yang berasal dari perusahaan di Kolaka tidak bertanggung jawab. Karena kalau ikut bertanggung jawab, penyidik semestinya bisa menerapkan pasal 55, untuk pemilik slag tersebut. Selain itu dibutuhkan keterangan saksi ahli. Petunjuk itu dimaksudkan untuk mengetahui jelas seperti apa PT. GKBT membeli slag kepada perusahaan di Kolaka. Untuk itu keterangan ahli dibutuhkan. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top