Dua Puskesmas di Busel Menanti Hasil Akreditasi – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Buton Selatan

Dua Puskesmas di Busel Menanti Hasil Akreditasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tahun ini, dua dari delapan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Buton Selatan (Busel) siap menjalani penilaian dari Komisi Akreditasi Nasional Kementerian Kesehatan. Upaya itu untuk pembinaan dan peningkatan mutu serta kinerja melalui perbaikan sistem manajemen.

Proses akreditasi tersebut sebagai bentuk mewujudkan amanah pemerintah pusat yang tertuang dalam Permenkes nomor 75 tahun 2014 dan Permenkes nomor 46 tahun 2015 tentang akreditasi Puskesmas. Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan (Dinkes) Busel, Waode Mahazura mengatakan, penilaian tersebut bukan sekadar mengejar sertifikat akreditasi saja. Tetapi untuk sistem penyelenggaraan pelayanan yang terprogram dalam penerapan manajemen.

Puskesmas yang bisa diusul untuk akreditasi harus memiliki izin operasional dan sudah teregistrasi. “Sebelum dilaksanakan akreditasi harus ada tim pendamping yang memilik surat keputusan (SK) dari Kepala Dinkes, harus terlatih dan memiliki sertifikat. Jadi tidak semua bisa menjadi tim pendamping,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, selasa (5/12).

Tahun 2017 ini, Puskesmas yang siap akreditasi beradadi Batauga dan Sampolawa. Sedangkan untuk tahun 2018 dan 2019 nanti disiapkan masing -masing tiga Puskesmas. “Puskesmas Batauga sudah dinilai dan sedang menunggu hasilnya. Sedangkan Puskesmas Sampolawa tinggal menunggu tim surveyor dari lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan Menteri Kesehatan RI untuk penilaian,” ungkapnya.

Ada empat kategori akreditasi Puskesmas yaitu dasar, madya, utama dan paripurna.” Ini merupakan tahap awal jadi untuk mendapatkan akreditasi madya agak sulit, namun kami tetap optimis. Puskesmas tidak hanya mengandalakan kelengkapan administrasi tetapi sarana dan prasarana juga harus mendukung,” ungkapnya.

Setiap tiga tahun puskesmas yang sudah terakreditasi wajib meningkatkan kualitasnya agar naik level setingkat dari awalnya. “Kami tentu harus bekerja keras agar Puskesmas yang belum terakreditasi bisa diakui. Jika tidak meningkat, maka bisa jadi Puskesmas tersebut tidak dapat bekerja sama dengan BPJS dan statusnya turun menjadi Puskesmas Pembantu,” tandasnya. (c/m2)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top