Rel Trans Sulawesi Sudah Sepanjang 44 Km – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Rel Trans Sulawesi Sudah Sepanjang 44 Km

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Pembanguan rel kereta api Makassar-Parepare hingga 2018 ditargetkan mencapai 44 km. Dirjen Perkeretaapian Kemenhub menyatakan jika segmen Barru – Palanro telah diselesaikan pembangunannya. Jalur tersebut memiliki panjang kurang lebih 28 km. ”Pada 2015 hingga 2016 lalu, telah diselesaikan pembangunan jalur KA sepanjang ±16 Km yaitu di KM 76+200 hingga KM 92+300,” ujar Kepala Humas Direktur Jenderal Perkeretaapian Joice Hutajulu, senin (4/12). Selain itu pembangunan tersebut juga telah menyelesaikan tiga buah jembatan kereta api, sebuah flyover dan beberapa perlintasan tak sebidang berupa underpass atau box culvert.

Rencananya pada 2018, pada segmen Barru – Palanro juga akan diselesaikan pembangunan dua buah jembatan kereta api dan lima stasiun baru. ”Stasiun tersebut antara lain Stasiun Tanete Rilau, Stasiun Barru, Stasiun Takalasi, Stasiun Mangkoso, dan Stasiun Palanro,” ujarnya.

Sementara pada 2019, menurut Joice, Ditjen Perkeretaapian juga menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan jalur kereta api pada segmen Barru – Mandai sepanjang kurang lebih 62,95 km. Delapan stasiun baru pada lintas tersebut pun akan dibangun.

”Terkait pembiayaan pada pembangunan jalur KA lintas Makassar – Parepare sepanjang 145 Km, untuk segmen Mandai – Palanro sepanjang ±106,95 Km dibiayai APBN melalui skema SBSN,” ungkapnya. Sedangkan pada segmen Makassar – Mandai sepanjang 12 Km dan segmen Palanro – Parepare sepanjang 23 Km akan ditawarkan kepada pihak swasta untuk turut serta dalam pembiayaan dengan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dikarenakan pembangunan dilaksanakan secara partial, Joice mengatakan untuk segmen yang telah selesai pembangunannya akan segera dioperasikan.

Pembangunan jalur kereta api lintas Makassar – Parepare ini merupakan bagian dari rencana pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi. Rencananya akan menghubungkan Kota Manado di utara hingga Kota Makassar di selatan Pulau Sulawesi. Rutenya mencapai panjang 1.513 Km. ”Pembangunan jalur kereta api pada lintas Makassar – Parepare ini juga akan terhubung dengan sentra ekonomi yang mempunyai potensi bagi pertumbuhan perekonomian di Provinsi Sulawesi Selatan seperti budidaya perikanan di Kabupaten Barru, pabrik semen di Maros, pabrik semen di Pangkep, pabrik semen dan PLTU di Barru,” ungkapnya.

Selain itu pembangunan jalur kereta api ini, nantinya akan terintegrasi dengan Bandara Internasional Hasanuddin di Maros serta Pelabuhan Garongkong di Barru. Karena sudah terhubung dengan bandara, pelabuhan dan beberapa sentra ekonomi, rencana pengoperasian kereta api pada lintas tersebut akan melayani angkutan penumpang dan barang. (lyn/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top