Lima Tahun Sulaho di Kolut Digenangi Lumpur Nikel – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolaka Utara

Lima Tahun Sulaho di Kolut Digenangi Lumpur Nikel

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS Potret pemukiman di Desa Sulaho yang merasakan bias negatif eksploitasi lingkungan akibat aktivitas tambang beberapa tahun lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Bias negatif pascatambang terlihat di Dusun IV di Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Setelah kandungan mineral berharga dieksploitasi para pengusaha tambang dan berhenti sejak 2012 silam, lumpur sisa aktivitas masih saja menggenangi desa tersebut, hingga kini.

Tidak hanya itu, air pada garis pantai pemukiman dusun itu setiap hujan menjadi kemerahan. Warga Dusun IV benar-benar merasakan efek buruknya. Tak hanya di laut, daratan pemukiman warga juga menjadi merah kala hujan. Tokoh Masyarakat setempat, Muhammad Rustam mengaku, 70 kepala keluarga (KK) memilih tetap bertahan di sana, meski kondisinya demikian.

“Dari tahun 2012 setelah tambang ditutup sampai saat ini, dusun kami berlumpur. Air bersih jadi susah karena bercampur lumpur,” keluhnya. Kurang lebih 50 hektar bekas pengerukan lahan tambang menyisakan lumpur-lumpur dan terus mengendap ke pemukiman setiap kali diguyur hujan. Sejumlah sumur warga yang digunakan untuk keperluan minum, memasak hingga mandi pun tercemari.

“Bisa disaksikan sendiri kalau hujan air yang mengalir di sekeliling rumah warnanya merah. Jadi harus pakai sumur bor,” katanya. Padahal, lahan seluas 50 hektar itu dulunya lahan perkebunan produktif. Yang ia prihatinkan, aparat desa setempat bahkan tidak peduli. “Tidak pernah tersentuh yang namanya bantuan dana desa (DD) untuk memprioritaskan pembuangan lumpur ke laut serta air bersih warganya,” bebernya.

Jangankan untuk menyerahkan bantuan, kepala desa dan camat jarang mengunjungi warga di sana. Lebih miris lagi, dikemukakan Rustam tidak satupun dari pihak legislatif datang untuk melihat dan mendengar langsung seperti apa keadaan maupun aspirasi warga setempat yang terkena imbas penambangan. “Melalui media ini kami warga Dusun IV Sulaho berharap bisa didengar pemerintah,” pintanya. (b/rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top