KPPRI Dorong Perempuan Tampil di Pilcaleg 2019 – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Politik

KPPRI Dorong Perempuan Tampil di Pilcaleg 2019

Marwan Abidin / KENDARI POS : Foto bersama usai training publik speaking bagi anggota organisasi perempuan kabupaten/kota dan provinisi Sultra yang digelar akhir pekan lalu

KENDARIPOS.CO.ID — Kaukus Perempuan Parlemen (KPP)-RI terus memperkuat posisi dan peran perempuan Sultra di bidang politik. Dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dann Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPA-PPPKB) dan Kaukus Perempuan Parlemen Daerah (KPPD) Sultra, KPPRI ingin memberi edukasi pada kaum dan organisasi perempuan di Sultra. Salah satunya tampil pada pemilihan calon anggota legislatif (Pilcaleg) tahun 2019 mendatang.

Anggota KPPRI, Wa Ode Hamsinah Bolu mengatakan kaum perempuan zaman sekarang haruslah memiliki capacity building dan meningkatkan kapasitas di bidang ilmu pengetahuan maupun keterampilannya. Dengan begitu, keterwakilan perempuan di parlemen bisa meningkat. Pada Pemilu 2009 lalu, keterwakilan perempuan mengalami peningkatan yang signifikan. Sayangnya, pada Pemilu 2014 justru berkurang.

“Pada Pemilu 2019, kaum perempuan harus terjun secara totalitas. Jadi, harus ada persiapan untuk memenangkan Pilcaleg. Bukan hanya sekedar memenuhi 30 persen pencalegan sesuai amanah UU, tapi juga harus bisa menang,” katanya disela-sela acara pembinaan organisasi pelatihan publik speasking bagi anggota organisasi perempuan se-Sultra akhir pekan lalu.

Menurunnya keterpilihan perempuan kata anggota DPD RI ini, menjadi pertanyaan besar. Bila dikaji secara sederhana, apakah ini pertanda kapasitas caleg perempuan yang menurun. Seharusnya, Parpol tidak hanya mengejar persyaratan 30 persen keterwakilan perempuan. Namun harus dilakukan pembinaan secara berkesimbungan. “Kalau hanya asal comot. Hasilnya, begini deh jadinya. Kuota 30 persen memang terpenuhi tapi sayang tidak terpilih,” sindirnya.

Untuk bisa duduk di parlemen, kaum perempuan yang berkeinginan maju untuk lebih mempersiapkan diri. Melalui kegiatan ini, kemampuan mereka bisa terasah. Makanya, KPPRI menghadirkan dua pemateri yang memiliki kompetensi yakni aktivis perempuan, Wahidah Suaib dan Budi Utomo Putra, pers politik untuk istana CNN Indonesia.

“Saya berharap setelah dua hari training, perempuan Sultra bisa lebih siap dan sigap dimulai saat ini. Karena kepedulian itu sangat penting menjadi modal utama mereka. Lebih siap menyongsong Pelimu 2019 tidak berbekal card 30 persen itu. Tapi punya niat dan punya aksi untuk meningkatkan kapasitasnya. Sehingga, kita mendapatkan anggota legislatif yang berkualitas, untuk masyarakat Sultra nantinya,” tandasnya. (b/wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top