Pariwara
Metro Kendari

Pilgub Sultra Tanpa Calon Perseorangan

Pasangan WON-Andri saat mendaftar di KPU Sultra sebagai bakal calon gubernur dari jalur perseorangan, Minggu sore (26/11). Hasil verifikasi KPU, keduanya tidak memenuhi syarat. Itu artinya pilgub Sultra tak akan dimeriahkan calon perseorangan. Foto: DOK/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Asa Wa Ode Nur Hayati-Andri Darmawan maju pemilihan gubernur (pilgub) Sultra lewat jalur perseorangan harus terhenti. Sebab, pasangan dengan akronim WON-Andri ini tidak lolos verifikasi awal dukungan pencalonan. Keduanya juga sudah menerima berita acara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra tentang hal itu (dicoret,red).

WON-Andri tak lolos verifikasi KPU, maka sudah pasti pilgub Sultra 2018, kembali tanpa ada calon perseorangan. Ketua KPU Sultra, Hidayatullah menjelaskan, proses verifikasi bakal pasangan calon perseorangan dilakukan melalui beberapa tahapan. Langkah pertama, adalah penyerahan syarat dukungan pasangan calon perseorangan gubenur dan wakil gubernur. Setelah itu dilanjutkan dengan penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran sampai 28 November 2017.

Nah, kata dia, di tahap ini berkas dukungan WON-Andri telah tuntas diverifikasi di hari terakhir, Selasa (28/11) hingga pukul 24.00 Wita. Hasilnya, WON-Andri punya dukungan valid sebanyak 53.767 pendukung. “Artinya, pasangan WON-Andri tidak memenuhi jumlah minimal dukungan sebagaimana persyaratan, yakni 170.825 KTP. Dengan begitu maka tidak memenuhi syarat untuk maju lewat jalur perseorangan,” kata Hidayatullah, rabu (29/11).

Hasil tersebut, lanjut dia, sudah diteruskan atau diberitahukan kepada bapaslon WON-Andri. Bahwa, dari 210 ribu lebih dukungan KTP yang disetor, hanya 53 ribu lebih yang memenuhi syarat (MS). Selebihnya, tidak memenuhi syarat (TMS) dari hasil faktual berkas formulir B1-KWK dan B2-KWK. “Sudah kami berikan juga berita acara dan keputusannya semalam di kantor (KPU Sultra,red),” jelas mantan ketua KNPI Sultra ini.

Dengan demikian, lanjut Dayat-sapaan Hidayatullah, WON-Andri tidak bisa lagi ikut berkompetisi dalam perhelatan pilgub Sultra 2018 mendatang. Mengingat secara adminstrasi tidak memenuhi aturan yang berlaku tentang pencalonan.

Sementara itu, WON panggilan akrab Wa Ode Nurhayati menuturkan dirinya sudah mendapatkan informasi tersebut. Dari hasil verifikasi KPU rupanya yang terkategori valid dari ratusan ribu dukungan hanya 53.767. Sehingga, mau tidak mau atau suka tidak suka keputusan penyelenggara tersebut diterima dengan lapang dada. “Saya dan pak Andri termasuk tim menerima dengan baik dan tidak ada rencana untuk menggugat keputusan itu. Artinya kita legowo,” katanya saat dihubungi melalui telpon selulernya, rabu (29/11).

Ia menilai, dari hasil demikian adalah menggambarkan peta politik di Sultra. Bahwa dari 17 kabupaten/kota ataupun 12 kabupaten/kota yang mendukungnnya bersama Andri tergambar dengan jelas. “Saya melihat ini sebagai peta politik Sultra (jika maju perseorangan),” tambah mantan anggota DPR RI fraksi PAN ini.

Namun demikian, dirinya tetap bangga dengan hasil kerja tim selama ini. Sebab, waktu 2 bulan untuk mengumpulkan dukungan sebanyak itu sungguh luar biasa. “Terima kasih kepada tim semua. Kerja yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Sata ini, dirinya belum menentukan akan mendukung siapa di pilgub. Dirinya juga tidak memutuskan untuk dukungan tersebut menjadi modal maju Pilcaleg 2019. “Banyak orang menganggap, saya tidak serius maju pilgub. Mereka menilai, ini hanya pencitraan untuk maju Pilcaleg 2019. Namun saya tegaskan, saya serius hanya memang belum beruntung. Lagi pula saya tidak berniat maju Pilcaleg lagi,” tegasnya.

Semangat juang mengumpulkan dukungan pernyataan dari masyarakat Sultra sejatinya dimulai hanya berkisar waktu dua bulan saja. Dalam waktu yang kasif itu, WON-Andri berhasil mengumpulkan sebanyak 210.757 pemilih. Jumlah itu pun disetor ke KPU Sultra pada Selasa sore (26/11). Jumlah yang melebih dari yang dipersyaratkan, yakni 170.825 pemilih atau 10 persen dari 1.708.249 DPT Sultra pada Pemilu 2014 lalu. Sebarannya juga mencapai 12 kabupaten/kota. Hanya nasib berkata lain, hasil verifikasi KPU, banyak dukungan yang tidak memenuhi syarat. (b/wan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top