APBD Kolaka Turun 7,18 persen – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolaka

APBD Kolaka Turun 7,18 persen

ZULFADLY NUR/KENDARI POS
Proses penyerahan dokumen APBD 2018 yang berlangsung rabu (29/11) dan dihadiri Bupati Kolaka, Ahmad Safei (kanan) dan Ketua DPRD, Parmin Dasir.

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah beberapa kali menggelar rapat komisi maupun gabungan, akhirnya pemerintah kabupaten (Pemkab) dan DPRD Kolaka menetapkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2018 sebesar Rp 1,087 triliun. Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat paripurna, Rabu (29/11) dan ditandai dengan penandatangan persetujuan RAPBD menjadi APBD 2018 oleh Bupati Kolaka, Ahmad Safei dan Ketua DPRD, Parmin Dasir. Agenda tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin, Sekab, Poitu Murtopo serta pimpinan SKPD dan Muspida.

Dalam APBD 2018 yang ditetapkan itu, postur anggaran meliputi pendapatan daerah Rp 1,18 triliun dan belanja daerah Rp 1,08 triliun, sementara penerimaan pembiayaan sebesar Rp 3 miliar serta pengeluaran pembiayaan juga sebesar Rp 3 miliar. Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengungkapkan, APBD tahun 2018 secara total mengalami penurunan 7,18 persen dibandingkan total APBD 2017 setelah perubahan. Pada tahun lalu, anggaran mencapao Rp 1,1 triliun. Mantan Sekab Kolaka tersebut meminta seluruh kepala SKPD segera melakukan percepatan pelaksaaan program dan diumumkan dalam rencana umum pengadaan (RUP).

“Saya menyampaikan dan menekankan pada seluruh Kepala SKPD untuk segera melakukan percepatan pelaksanaan program kegiatan, khususnya yang bersifat fisik atau melalui proses pelelangan. Segera menayangkan atau mengumumkan dalam RUP sehingga pada Januari 2018 sudah dapat dilaksanakan kegiatan,” pintanya.

Sebelum APBD 2018 ditetapkan, sejumlah legislator menyampaikan pandangan fraksi-fraksi yang ada di DPRD. Delapan fraksi yang ada menerima RABPD untuk ditetapkan menjadi APBD dan mengapreseasi postur anggaran yang telah ditetapkan itu. Namun demikian beberapa hal penting penting juga diutarakan. “Pengurangan APBD 2018 secara umum akibat kondisi perekonomian nasional dan global yang cenderung menurun, untuk itu diharapakan seluruh instansi agar keatif dan inovatif mencari sumber-sumber pendapatan yang lainnya,” tantang Rusman, juru bicara Faksi Gabungan. (b/fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top