Kepengurusan KONI Kedaluwarsa, Muna Terancam Gagal Ikut Porprov – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Olahraga

Kepengurusan KONI Kedaluwarsa, Muna Terancam Gagal Ikut Porprov

KENDARIPOS.CO.ID — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muna telah kedaluwarsa. Mereka diminta untuk melakukan pergantian kepengurusan melalui musyawarah cabang (Muscab) agar bisa berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kolaka Utara (Kolut) tahun 2018 mendatang. Kalau KONI Muna tidak membentuk pengurus baru, mereka harus mengubur mimpi untuk berlaga di kompetisi empat tahunan itu.

Ketua Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Muna, LM Syukur Akbar menyebut diri telah diberi mandat dari KONI Sultra untuk menggelar Muscab. Dari fatwa tersebut, ia menindaklanjutinya dengan menggelar pertemuan untuk membentuk panitia Muscab. Namun, agenda pertemuan itu tak berjalan mulus karena ada segilintir pihak yang tak menerima adanya pembentukan panitia dengan dalih mengklaim bila kepengurusan KONI Muna masih aktif.

“Saya mandataris KONI di Muna. Saya adakan pertemuan, tapi ada yang keberatan dari pihak lain. Mereka merasa masih aktif dalam periode masa tugasnya. Tapi, pengurus provinsi tak mau pikir itu karena untuk kepentingan daerah, ” katanya saat ditemui, Rabu (29/11).

Ia menuturkan bila tak ada pengurus KONI, lalu bagaimana mendaftarkan kepengurusan masing-masing Cabor. Sementara, itu harus ada rekomendasi dari KONI Muna. “Di Muna ini tidak ada KONI, sudah berakhir kepengurusannya. 29 Cabor yang ada galau karena tidak ada induknya,” ujar LM Syukur.

Kalau tidak ada KONI, bagaimana dengan Cabor yang mau membentuk kepengurusan baru, yang rata-rata kepengurusannya telah kedaluwarsa. Dan itu harus melalui rekomendasi KONI Muna. Kalau sampai batas waktu ditentukan tak kunjung tuntas, daerah akan rugi karena tidak diikutsertakan di Porprov. Belum lagi, bicara soal pengusulan anggarannya nanti. Karena itu, ia berharap semua pihak harus bersama-sama memikirkan nasib cabor di Muna.

Ia meminta semua pihak agar bisa legawa untuk menggelar Muscab. “Kita harap bisa duduk bersama untuk satukan persepsi demi satu tujuan. Ini untuk olahraga Muna. Tapi persoalan yang ada saat ini, insya Allah bisa tuntas. Dalam waktu dekat kita mau ketemu bupati untuk memohon petunjuk,” kata LM Syukur, optimis. Ia menambahkan dalam waktu dekat, ia bakal menggelar terlebih dahulu musyawarah olahraga cabang (Musorcab). (ery/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top