Asrun-Hugua Ingin ‘Menang Besar’ – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Politik

Asrun-Hugua Ingin ‘Menang Besar’

Korwil Sulawesi DPP PDIP, Wiryanti Sukamdani (kedua dari kiri) bersama Bacagub Sultra, Asrun (paling kiri) dan Bacawagub Sultra Hugua (kedua dari kanan) dalam acara Rapat Kerja Daerah Khusus DPD PDIP Provinsi Sultra dalam rangka pemenangan pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada serentak 2018 beberapa hari lalu. Foto: Marwan Abidin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pasangan calon (Paslon) Asrun-Hugua menargetkan bisa menang besar pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra. Untuk mewujudkan hal itu, Paslon berakronim Surga ini masih berkeinginan menambah mesin-mesin politiknya. Selain PAN, PKS dan PDIP, pasangan ini kini mengincar partai politik (Parpol) lain untuk bergabung di gerbong tim pemenangnya.

Bacagub Sultra, Asrun optimis bersama PDIP akan membuat kemenangan di Pilgub Sultra semakin nyata. Sebagai Parpol penguasa di negeri ini, PDIP memiliki team work yang solid dari pusat hingga ke daerah. Dengan dukungan ini, ia mengaku akan semakin mudah membangun Sultra. Katanya, membangun daerah tidak hanya mengandalkan diri sendiri tapi juga jaringan di pusat.

“Kita ingin menang besar. Ya, kalau perlu sampai 70 persen-lah. Yang lain (sisa suara) dorang bagi-bagilah,” katanya saat menghadiri Rapat Kerja Daerah Khusus DPD PDIP Provinsi Sultra beberapa hari lalu.

Keyakinan mantan Walikota Kendari dua periode ini, bukan tanpa alasan. Selain PDIP, PAN dan PKS, masih ada Parpol yang akan merapat. Saat ini, ada tiga Parpol yang belum menerbitkan SK dukungan yaitu Gerindra, PPP, Hanura dan PKB. Bahkan tidak menutup kemungkinan kata Asrun, Pilgub mendatang akan tersisa satu Paslon.

“Kemungkinan Pilgub nanti hanya akan ada satu pasangan, Asrun Hugua. Parpol lain tidak usah repot-repot. Cukup bergabung dan mari sama-sama membangun Sultra,” pintanya.

Hingga kini, Asrun belum berfikir mendeklarasikan diri. Ia mengaku masih menunggu hingga penetapan SK dukungan Parpol tuntas. Mengingat deklarasi bertujuan untuk memperkokoh konsolidasi Parpol, maka semuanya harus terlibat. Yang pastinya, jadwal deklarasi akan ditetapkan sebelum mendaftar ke KPU Sultra.

“Deklarasi inilah yang kita tunggu-tunggu. Kami berharap Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Puteri bisa hadir memberi suport. Kalau hal ini terjadi, maka selesailah sudah pertandingan,” ujarnya.

Menurutnya, Sultra butuh pemimpin yang bisa mengayomi. Dirinya maju bersama Hugua ingin memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat Sultra. Yang sebelumnya sudah memimpin dua periode jadi walikota dan bupati Wakatobi. Olehnya, untuk mewujudkan itu perlu kerja-kerja pemenangan.

“Saya dengan Pak Hugua memohon dukungan kerja nyata, mudah-mudahan insya Allah kita menang besar. Supaya jangan kita di kore di MK (kalau menang sedikit),” tambahnya.

Korwil Sulawesi DPP PDIP, Wiryanti Sukamdani menegaskan partai telah menetapkan Paslon di setiap Pilkada termasuk Asrun-Hugua di Pilgub Sultra. Makanya, sudah kewajiban bagi kader mendukung dan memperjuangkannya. Artinya, di partai hanya ada satu komando apapun yang diputuskan oleh DPP. Untuk itulah, seluruh struktural partai mulai dari DPD, DPC dan PAC harus memberi mendukung

“Kalau judulnya harus, jawabnya udah tahu kan (wajib). Karena partai (PDIP) betul-betul punya pendirian. Kalau sudah menunjuk, menetapkan itu yang kita pegang,” tandasnya.

Jika ada kader yang ketahuan memperjuangkan kandidat lain, ia mengancam akan memberikan sanksi. Namun sanksinya, tergantung dari kadar kesalahan. Sebab pada dasarnya memang boleh beda pendapat (soal figur) tapi ketika sudah diputuskan DPP maka itu merupakan putusan ‘agung’ yang harus dilaksanakan. “Target kita menang (juga tiga Pilkada). Jadi harus kerja keras, termasuk pendukung,” tambah anggota DPR RI dari komisi X ini.

Olehnya, ia berharap semua kader di Sultra mampu bekerja keras untuk memenangkan kader yang diusung. Rakerda PDIP di Sultra menjadi bagian dari konsolidasi. Makanya, implementasi komitmen itu yang harus dibuktikan. “Saya kira kader sanggup ya. Saya butuh bukti (memenangkan Asrun-Hugua),” jelas ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPP PDIP ini.

Sementara itu, Bacawagub Sultra Hugua mengatakan SK dukungan PDIP telah bisa digunakan untuk mendaftar di KPU. Dalam SK tersebut juga berisi menginstruksikan agar seluruh kader dari tingkat provinsi hingga desa memperjuangkan Asrun-Hugua sebagai calon yang diusung.

“Olehnya, ketika ditetapkan seluruh kader harus tegak lurus. Pastinya, termasuk bupati yang ada dari PDIP. Jika tidak mendukung atau mendua, maka akan ada sanksi dari partai, itu sudah pasti,” tegasnya.

Saat ini lanjut Ketua DPD PDIP Sultra mengatakan partainya memilik empat kepala daerah plus wakil bupati Muna Barat (Mubar). Sedangkan PAN memiliki enam kepala daerah. Bila dihitung-hitung, dukungan dan infrastruktur pasangan SAH (Saudara Asrun Hugua) ini sangat strategis. “Oleh karenanya tidak salah apa yang dikatakan oleh Pak Asrun. Insya Allah menang besar,” tandasnya. (b/wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top