Dana Bantuan Parpol Bertambah – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Dana Bantuan Parpol Bertambah

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Setiap partai politik (parpol) peraih kursi di parlemen pada Pemilu 2014 diberikan dana bantuan dari pemerintah sesuai PP Nomor 5 Tahun 2009 tentang bantuan keuangan parpol. Begitu pula di Kota Kendari. Pemkot Kendari menyiapkan dana bantuan bagi 11 parpol peraih kursi di DPRD Kota Kendari.

Bantuan diberikan sekira Rp 6.271 per suara dan dikalikan total suara sah saat Pemilu 2014. Hampir dipastikan Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kendari akan mendapat porsi terbanyak. Perolehan suaranya sesuai pleno KPU sebanyak 34.902 suara (enam kursi di DPRD). Paling sedikit adalah PPP, 7.713 suara (satu kursi di DPRD).

Tahun depan, Pemkot Kendari akan menambah nominal bantuan per suara sekira Rp 1.500 sehingga menjadi Rp 7.771 dari semula hanya Rp 6.271 per suara. Tambahan Rp 1.500 itu terungkap dalam sosialisasi
bantuan keuangan kepada parpol yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, Selasa (28/11) di hotel Zahra.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Kendari, Ridwansyah Taridala menekankan perlunya pengurus parpol untuk mengelola keuangan tersebut dengan baik dan benar. “Karena tahun depan bantuan yang diberikan akan naik, maka pengawasan pemberian bantuan partai akan lebih diperketat lagi. Saat ini hampir seluruh partai yang mendapatkan bantuan, menggunakan dana bantuan tidak sesuai dengan ketentuan,” ujar Ridwansyah Taridala, selasa (28/11).

Bantuan yang digelontorkan oleh Pemkot melalui APBD Kota Kendari kepada parpol harus disertai dengan laporan pertanggung jawaban (LPJ), dimana bila ada penyelewengan dana bantuan akan dilakukan penegakan hukum dalam hal ini pidana.

Menurut Ridwansyah Taridala, penggunaan dana bantuan parpol sudah diatur dalam Permendagri Nomor 77 tahun 2014 tentang tata cara penghitungan, penganggaran dalam APBD dan tertib administrasi pengajuan, penyaluran dan LPJ bantuan keuangan parpol. Dimana setiap parpol harus menggunakan dana tersebut 60 persen untuk pendidikan kepada masyarakat, dan 40 persen untuk mendukung kegiatan kesekretariatan parpol.

“Jadi yang 60 persen untuk pendidikan masyarakat seperti loka karya, atau semacamnya, dan 40 persen untuk mendukung kegiatan partai, tapi bukan untuk sewa tiket pesawat atau perjalanan dinas. Karena faktanya dilapangan mereka belum dapat menggunakan dana tersebut sesuai dengan yang diperuntukkan,” papar Ridwansyah Taridala.

Ridwansyah berharap sosialisasi tersebut dapat menjadi peringatan bagi 11 parpol di DPRD Kota Kendari agar menggunakan dana bantuan sesuai porsinya , mengingat tahun 2018 dana bantuan parpol akan naik. “Ini sosialisasi yang kedua kami lakukan. Tahun lalu, kita sosialisasi juga. Jadi kalau alasan tidak tahu sangat keterlaluan karena kegiatan sosialisasi ini telah berulang. Dan nantinya pengawasan bantuan tersebut akan diperketat karena itu adalah uang negara yang harus dipertanggung jawabkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekot Kendari Alamsyah Lotunani membuka sosialisasi itu. Dia berharap Pemkot dan parpol dapat bersinergi dalam pembangunan Kota Kendari. “Parpol adalah bagian dari Pemkot Kendari untuk bersama-sama membangun kota, dengan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” ujar Alamsyah. (kmr/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top