Tony: Prioritas Bangun Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolaka Timur

Tony: Prioritas Bangun Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin (kedua dari kanan) bersama jajaran manajemen Kendari Pos silaturahmi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim), senin (27/11). Diterima langsung Bupati Koltim, Tony Herbiansyah (tengah). Usai berdiskusi banyak hal tentang media dan pembangunan daerah, diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Kendari Pos serta foto bersama. Foto: Kusdin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) kini jauh lebih maju ketimbang saat masih menjadi daerah otonomi baru (DOB), 2013 lalu. Semua itu tak lepas dari peran Tony Herbiansyah yang sejak awal sudah jadi Pj Bupati Koltim. Pembangunan di segala sektor semakin terlihat, saat dirinya diamanahkan menjadi bupati definitif 2016 lalu.

Meski sudah jauh berkembang, namun mantan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Sultra belum puas. Dirinya ingin daerah pecahan Kabupaten Kolaka bisa sejajar, bahkan jika perlu melebihi kabupaten lain yang sudah duluan maju. Makanya, selama lima tahun periode kepemimpinannya, fokus untuk membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.

“Sudah menjadi komitmen saya untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Koltim. Tentu sarananya adalah membangun segala infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan dan kesehatan. Itu paling prioritas,” kata Tony Herbiansyah saat berbincang dengan Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin beserta jajaran di Pemkab Koltim, senin (27/11).

Komitmen Tony membangun daerah di segala bidang secara perlahan sudah dirasakan masyarakat. Meski baru setahun lebih menjabat sebagai bupati definitif, namun berbagai pembangunan infrastruktur mulai terlihat. Baik terkait pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan maupun kesehatan.

“Saat ini, kita sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur, yakni pengaspalan, pembuatan jembatan beton, box culvert dan perkantoran. Selain itu, sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan dan pengembangan sektor pertanian juga dimaksimalkan,” jelasnya.

Tony mengakui, sebelum mekar Koltim sangat jauh tertinggal dari daerah lain. Terutama menyangkut infrastruktur jalan dan jembatan. Khusus soal jembatan, 95 persen masih swadaya masyarakat. Tapi setelah mekar, berkat kepiayawaian dalam mengoptimalkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sehingga semua bisa dimaksimalkan. Semua jembatan hampir permanen dan membuka akses hubungan antar wilayah.

“Kami porsikan APBD lebih besar untuk pembangunan infrastruktur. Soalnya, Koltim banyak sungai batu besar dan lebar. Makanya dalam penganggarannya bisa sampai meliaran rupiah. Kalau pendidikan kami anggarkan di APBD bagi guru honorer (GTT) sekarang menjadi Rp 500 ribu, padahal sebelumnya hanya mendapat insentif Rp 150 ribu saja,” terangnya.

Soal jalan, masyarakat juga sudah merasakannya. Pemkab Koltim
telah melakukan pelebaran jalan protokol ibu kota sepanjang 16 kilometer, pemasangan lampu penerang jalan umum (PJU), pembangunan kantor bupati, SKPD, gedung DPRD, pembangunan rusunawa, dan pembangunan infrastruktur lainnya. “Insyaallah, tahun depan kita akan tingkatkan lagi, khususnya pembangunan infrastruktur di wilayah yang belum terjamah,” ujarnya.

Program lain yang menjadi prioritas adalah peningkatan pelayanan kesehatan secara merata. Saat ini, lanjut dia, pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana terus dimasimalkan mulai daerah ibu kota kabupaten hingga pelosok pedesaan. Selain pelayanan kesehatan rumah sakit umum daerah (RSUD), puskesmas di kecamatan dan puskesmas pembantu di desa juga terus dibenahi bagus. “Saya ingin, sebelum masa jabatan berakhir, semua fasilitas kesehatan harus sudah baik dan sesuai standar. Makanya, dalam pengalokasian APBD, kita porsikan 10 persen untuk perbaikan kesehatan,” ungkapnya.

Komitmen membangun kesehatan menurutnya tak akan maksimal tanpa didukung instansi teknis. Makanya, dia minta Dinas Kesehatan terus proaktif dan memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Termasuk puskesmaas di kecamatan juga harus maksimal memberikan pelayanan kesehatan prima,” pesannya.

Tak hanya soal kualitas, Tony juga ingin infrastruktur kesehatan di seluruh puskesmas kecamatan memadai, terutama ketersedian alat kesehatan, obat-obatan dan lainnya. “Kita juga sudah siapkan 10 mobil ambulans yang stanby di puskesmas kecamatan. Sehingga ketika ada warga sakit dan dirujuk ke rumah sakit bisa cepat ditolong,” harapnya.

Sektor lain yang juga jadi perhatian serius adalah pendidikan. Sebagai daerah baru, mantan Kepala Kesbangpol Sultra ini ingin sektor pendidikan dimaksimalkan. Makanya berbagai terobosan cerdas dilahirkan. Sejauh ini, sudah banyak aksi nyata yang dilakukan. Seperti pengadaan mobiler sekolah, penambahan ruang kelas baru, peningkatan kompetensi guru dan sebagainya.
“Kami ingin kualitas pendidkan di Koltim terus berkembang,” katanya.

Ketua DPW NasDem Sultra menyadari, kemajuan suatu daerah tak mungkin maksimal tanpa dukungan banyak pihak, salah satunya media. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah Kendari Pos. Kata dia, media dengan tagline Santun dan Menginspirasi ini telah mendukung kemajuan Koltim.

“Terima kasih kepada Kendar Pos yang sudah memberikan support dan mendukung pembangunan daerah. Saya berharap ke depan, kebersamaan yang sudah terjalin selama ini bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Dia menambahkan, Kendari Pos memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat Sultra termasuk Koltim. Selain pemberitannya sangat baik dan bagus, publikasi pembangunan daerah juga dapat tersampaikan dengan detail kepada masyarakat. Inovasi yang dibuat Kendari Pos berupa koran digital, juga semakin membuat pembaca makin dekat. Pejabat daerah juga lebih mudah mengakses informasi di Kendari Pos.

“Terima kasih juga karena Kendari Pos telah memberikan saya penghargaan selama dua kali berturut-turut. Keberhasilan yang dibangun bukan dari saya sendiri, tetapi atas dukungan berbagai pihak dan atas izin Allah tentunya. Kendari Pos sudah sangat baik dari tahun ke tahun,” imbuh mantan Wakil Bupati Konawe.

Kehadiran Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainudin beserta jajaran dalam rangka silaturahmi. Menurutnya, Koltim adalah salah satu daerah paling cepat pertumbuhan ekonomi serta perkembangan daerah. Perbaikan infrastruktur di segala sektor juga sudah terlihat.

Kata dia, pemberian penghargaan kepada Bupati Koltim, H. Tony Herbiansyah adalah atas prestasi yang ditorehkan selama memimpin daerah. Apalagi didukung dengan fakta di lapangan. “Penganugerahan tokoh adalah wujud apresiasi dan dukungan moral Kendari Pos atas prestasi kepala daerah,” jelasnya.

Menurut Irwan pemberian penghargaan tersebut bukan tanpa alasan, tapi melalui penilaian yang ketat. Salah satu indikatornya adalah melihat inovasi, dedikasi serta prestasi yang ditorehkan. “Jadi, semua bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya.

Soal koran digital, Irwan menilai memang sangat tepat untuk para pejabat di daerah. “Pejabat di Koltim sangat pas dan bagus dibaca ketika lagi santai. Aksesnya sangat mudah dan sama versi aslinya,” imbuhnya. (b/kus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top