Dua Kepala SKPD Sultra Digantikan Anak Buah – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Dua Kepala SKPD Sultra Digantikan Anak Buah

Dua pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berganti. Posisi Kasat Pol PP Sultra dan Kepala Dinas ESDM Sultra, Burhanuddin digantikan oleh anak buahnya. Prosesi pelantikan mutasi jabatan di lakukan Plt.Gubernur Sultra, Saleh Lasata di kantor Gubernur Sultra, Senin (27/11). Foto: Elyn Ipo/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Mulai senin (27/11), Bustam tak lagi menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sultra. Bisa jadi kinerjanya tidak memuaskan ekspektasi pimpinan. Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Sultra itu dipercaya menggantikan mantan bosnya, Bustam sebagai pucuk pimpinan satuan penegak perda itu.

Kursi baru dijajaran kepala dinas juga menjadi milik Andi Makkawaru. Pegawai berusia muda itu kini menakhodai Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra. Andi Makkawaru sebelumnya menjabat Kepala Bidang Minerba dan Batubara ESDM Sultra. Dia juga menggantikan mantan bosnya, Burhanuddin, Kepala Dinas ESDM sebelumnya. Meski masih berstatus sebagai pelaksana tugas, Eman Jaya dan Andi Makkawaru sudah resmi menjabat setelah dilantik pada Senin (27/11).

Selain dua pejabat baru itu, sumpah jabatan juga diikrarkan oleh Plt Direktur Rumah Sakit Bahteramas, dr. Muhammad Yusuf Hamra. Sejak Senin (27/11) jabatannya resmi didefinitifkan.

Plt. Gubernur Sultra, Saleh Lasata mengambil sumpah kedua pejabat baru itu berdasarkan SK Gubernur Nomor 387 tahun 2017 tentang mutasi jabatan eselon II lingkup Sultra. Mantan Bupati Muna itu mengatakan rotasi pejabat yang dilakukan semata-mata untuk melakukan penyegaran. “Tidak ada yang buruk-buruk, ini hanya penyegaran. Hal biasa dalam karir setiap pegawai,” ujar Saleh Lasata usai melantik dua pelaksana tugas Kepala Satpol PP Sultra dan Kepala Dinas ESDM Sultra di ruang pola Kantor Gubernur Sultra.

Pasangan setia Gubernur Sultra nonaktif, Nur Alam itu berharap tugas baru yang diamanahkan kepada tiga pegawainya itu bisa dijalankan dengan baik. “Kita tidak perlu bicara sanksi kalau melanggar. Aturannya sudah jelas, dan mereka disumpah. Nggak main-main loh sumpah jabatan ini. Jadi harus benar-benar bertugas dengan baik,” tambahnya.

Bustam kini dipercaya mengisi kursi yang ditinggalkan oleh Zainal Koedoes sebagai sebagai staf ahli Gubernur Sultra bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Zainal memilih pensiun dini. Sementara, Burhanuddin diberikan jabatan sebagai staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM setelah meninggalkan posisi sebelumnya sebagai Kadis ESDM Sultra. (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top