WON-Andre Siap Setor 250 Ribu KTP – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

WON-Andre Siap Setor 250 Ribu KTP

Bakal calongubernur dan wakilgubernur dari jalur perseorangan, WaOde Nurhayati-Andre Darmawan (tengah) sempat berdiskusi dengan Wakil Direktur Kendari Pos, Agus Tranhadi (kedua dari kiri) beserta jajaran di salah satu hotel di Kendari, tadi malam. Usai berbincang, sempatkan foto bersama. Foto: Marwan Abidin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan, Wa Ode Nurhayati – Andre Darmawan sudah siap menyetor 250 ribu KTP ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, besok (26/11). Pasangan berakronim WON-Andre ini menegaskan, sebenarnya jumlahnya masih bisa lebih banyak lagi. Namun karena keterbatasan waktu, sehingga sebagian belum terdata.

“Jumlah KTP yang akan kami setor sudah melebihi syarat minimal dukungan, yakni 10 persen dari DPT Pemilu 2014 atau sekira 170.825 KTP,” ujar Wa Ode Nurhayati saat berbincang dengan Wadir Kendari Pos, Agus Tranhadi beserta jajaran di Deblit’s Hotel, jumat malam (24/11).

Tak hanya soal jumlah dukungan, sebarannya juga sudah memenuhi syarat, yakni lebih dari 9 kabupaten/kota. Menurut dia, 250 ribu KTP yang sudah dikumpulkan timnya tersebar di 11 kabupaten/kota. Itupun juga sebenarnya masih ada yang belum didata. “Saya optimis dukungan ini akan terus bertambah. Yang kami setor sekarang hanya untuk kebutuhan dukungan minimal saja,” jelasnya.

Mantan anggota DPR RI ini mengaku, kesuksesan mengumpulkan ratusan ribu KTP tak lepas dari peran tim yang sudah bekerja maksimal di lapangan. Dirinya sangat yakin bisa “berbicara banyak” di pilgub Sultra tahun depan karena didukung tim yang solid. “Saya percaya, tim yang terbangun karena komitmen untuk menang lebih baik, ketimbang karena iming-iming tertentu,” ujarnya.

Bersama pasangannya, Andre Darmawan, dia optimis bisa melewati fase verifikasi faktual lapangan nantinya. Dirinya juga mengaku sudah memikirkan matang-matang sehingga memilih pria yang berprofesi sebagai pengacara itu menjadi pendampingnya di pilgub. Andre menurutnya bisa mewakili generasinya untuk mendukung kemajuan Sultra ke depannya.

“Kami adalah representasi daratan dan kepulauan. Saya percaya, menang dan kalah itu, soal garis tangan. Terpenting sekarang kita berusaha maksimal. Soal nanti bagaimana hasilnya, biar Tuhan yang menentukan,” katanya.

Nah, untuk menjemput kemenangan itu, pihaknya memiliki tim yang sangat solid. Baik dari tim dirinya maupun tim Andre Darmawan yang kemudian disatukan menjadi kekuatan yang besar. Bahkan, tim dulu sejak dirinya maju pilcaleg tetap kembali solid untuk memenangkan dirinya di pilgub Sultra 2018. “Semua daerah, saya “sisir kutu” semua. Hampir seluruh masyarakat Buton, Baubau, Buteng dan lainnya telah komitmen untuk memenangkan saya. Dan demikian juga daerah lainnya termasuk di daratan,” katanya.

Dia menyadari, maju lewat jalur perseorangan tidak mudah. Sebab, di level nasional saja, seperti Ahok di pilgub Jakarta “menyerah”. Itu karena sulitnya memenuhi persyaratan, apalagi dengan aplikasi Silon KPU sekarang. “Makanya, saya apresiasi tim yang mampu mengerjakan ini semua,” ucapnya.

Keyakinannya untuk menang bertambah, karena terinspirasi dari beberapa kandidat daerah lain yang juga maju lewat jalur perseorangan. Beberapa diantaranya seperti, Irwandi Yusuf yang sukses merebut kursi Gubernur Nanggro Aceh Darussalam. Keberhasilan serupa disusul calon perorangan di Rote Ndou, Nusa Tenggara Timur, dan Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, serta di Kabupaten Garut, Jawa Barat. “Insyaallah di Sultra, kita juga akan buat sejarah,” yakinnya.

EON-Andre memang layak optimis. Sebab, saat lakukan kunjungan ke beberapa daerah di Buton, antusiasme masyarakat begitu tinggi. Bahkan, ada beberapa desa yang sudah ikrar janji untuk sepenuhnya mendukung di pilgub nanti. Termasuk basis massa yang dimiliki WON saat maju di Pilcaleg lalu juga masih siap memberi dukungan. “Dukungan masyarakat inilah yang menjadi motivasi berlipat buat kami untuk maju di pilgub,” tegasnya.

Kembali soal rencana daftar ke KPU, sebenarnya semula dijadwalkan, Jumat (24/11). Namun karena masih ada beberapa pertimbangan, sehingga diundur di hari terakhir pendaftaran, yakni Minggu (26/11). WON mengaku tidak ada acara khusus dalam proses pendaftaran tersebut. “Tidak ada acara berlebihan. Kami hanya akan didampingi tim dari masing-masing kabupaten saat mendaftar,” imbuhnya. (b/wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top