Pembunuh Ketua DPRD Kolut Didakwa Pasal Berlapis – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Pembunuh Ketua DPRD Kolut Didakwa Pasal Berlapis

Tersangka Andi Erni Astuti berlindung dibalik penyidik Polres Kolut dan menghindari bidikan kamera wartawan usai rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan terhadap suaminya, mendiang Musakkir Sarira. Foto Dokumentasi : MUH RUSLI / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara tak berlama-lama memproses berkas penyidikan Andi Erni Astuti (AEA), tersangka tunggal pembunuh Ketua DPRD Kolaka Utara (Kolut), Musakkir Sarira. Setelah menerima pelimpahan tersangka dari penyidik Polres, Kejari Kolut bergerak cepat. Kini, tersangka yang juga istri mendiang Musakkir Sarira sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kolaka oleh Kejari Kolut. Itu artinya, sang pembunuh segera menjalani persidangan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara, Andi Fahruddin MH kepada Kendari Pos menjelaskan penanganan perkara pembunuhan yang dilakukan AEA telah menjadi kewenangan sepenuhnya pihak PN Kolaka. “Setelah diserahkan ke kami berkasnya pihak kepolisian (Polres Kolut), Senin kemarin (pekan ini) sudah kami limpahkan ke PN Kolaka. Tersangkanya ditahan di Rutan,” ujar Andi Fahruddin di ruang kerjanya, Kamis (23/11).

Belum diketahui pasti kapan penetapan sidang AEA akan digelar. Namun jika mengikuti kasus-kasus sebelumnya, sidang digelar hanya selang sepekan saja sejak berkasnya dilimpahkan. Jika tidak ada aral, dimungkinkan sidang digelar awal pekan depan. “AEA didakwa dengan UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat 3. Didakwa pasal berlapis,” ungkap Andi Fahruddin.

Andi Fahruddin tidak mengulas lebih jauh dan menyatakan berkas yang dilimpahkan tidak berbeda dari apa yang telah diterima dari pihak Polres Kolut, pekan lalu. Berkasnya dinyatakan lengkap alias P21 hingga diserahkan bersama tersangka untuk proses persidangan. “Jadi tidak ada lagi kewenangan kita. Kalau soal sidangnya kami juga masih menunggu penetapan jaksa setelah berkas telah kami diserahkan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Polres Kolut sebelumnya telah melakukan rekonstruksi secara tertutup di rumah pribadi Ketua DPRD Kolut yang juga berfungsi rumah dinas pada Rabu (25/10) lalu. Ada empat titik rekonstruksi yakni di kamar tidur, ruang tengah, meja makan dan dapur. Andi Erni Astuti ditetapkan tersangka setelah menikam suaminya sendiri yang juga Ketua DPRD Kolut dengan sebilah pisau, Selasa (17/10) yang menembus hingga ke hatinya sedalam 4 cm dan dan lebar 1,9 cm.

Almarhum Musakkir Sarira divonis meninggal dunia setelah kehilangan 700 cc darah di RS Benyamin Guluh Kolaka dan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Maroko Kecamatan Rante Angin, Kolut. Segala fasilitas yang digunakan selama ia menjabat Ketua DPRD Kolut telah diserahkan kembali. Saat ini legislatif Kolut dipimpin sekretarisnya di DPD PDIP Kolut, Agusdin sebagai pimpinan DPRD.
Agusdin disahkan dan ditetapkan sebagai Ketua DPRD Kolut periode 2014-2020 berdasarkan keputusan DPP PDIP tertanggal 16 November 2017 yang diteken Ketua Bambang DH dan Sekjen Hasto Kristiyanto. (rus/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top